oleh

Miras Menjamur Di Bombana, Kapolres : Kami Bisa lebih Tegas Bila Ada Perda yang Mengatur

BOMBANA, HARAPAN SULTRA.COM | Menanggapi maraknya peredaran Minuman Keras yang kerap melahirkan tindak Kriminal di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara ( Sultra), Kapolres Setempat, AKBP Andi Adnan Syafruddin angkat bicara.

Diakuinya, pihaknya tidak dapat melakukan penindakan hingga proses hukum bagi pelaku Miras sebab pemerintah Daerah (Pemda) dan Dewan perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bombana belum membuat Peraturan Daerah yang benar-benar dapat membuat jera pelaku baik yang membuat, menjual dan mengkonsumsi minuman keras tersebut.

“Tindakan kriminal yang terjadi selama ini rata-rata disebabkan dari pengaruh miras, kami tidak bisa berbuat lebih karena aturan tegas dari pemda tidak ada,” terangnya saat di sambangi di Ruang kerjanya.

Dikatakannya, setiap hari polisi mengamankan Minuman keras jenis tuak dalam wadah Jergen, namun esok sudah ada lagi karena yang membuat warga itu sendiri.

Lanjutnya, berdasarkan hasil cipta kondisi yang kerap dilakukan, pihaknya menyimpulkan bahwa pelaku miras tersebut akan jera ketika ada aturan yang tegas.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Bombana mengharapkan agar pemerintah segera membetuk Perda apalagi dalam situasi menjelang pemilu 2019 mendatang.

“Kami harap pemerintah daerah dan DPRD untuk membahas tentang Miras ini, karena ini bukan hanya tugas dari kepolisian tapi tugas bersama,” tutupnya. (Hir Abrianto)

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA