oleh

Pemkab Bombana Gelar Pelatihan Kewirausahaan untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

-ADS-168views

Bombana, Harapansultra.COM | – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja menggelar kegiatan Pelatihan Kewirausahaan dan Keterampilan Masyarakat yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si di Aula Kantor Camat Rumbia Tengah, Senin (20/10/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat Bombana melalui pelatihan keterampilan praktis di berbagai bidang.

Pelatihan yang diikuti oleh 64 peserta ini mencakup empat bidang utama, yakni pembuatan jajanan pasar, peracikan minuman kopi untuk kafe, keterampilan administrasi perkantoran, serta budidaya hidroponik. Seluruh peserta akan mengikuti pelatihan intensif selama sepuluh hari, mulai 21 hingga 31 Oktober 2025, dengan pendampingan langsung dari instruktur profesional dan praktisi berpengalaman.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari, Amran, ST, Staf Ahli Bupati Bombana, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Rumbia dan Rumbia Tengah, serta para narasumber dan instruktur pelatihan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahmad Yani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, pelatihan kewirausahaan memiliki arti penting bagi masyarakat, terutama dalam membangun kemandirian ekonomi di tengah tantangan ketenagakerjaan yang terus berkembang.

“Kegiatan seperti ini memiliki arti yang sangat penting bagi peningkatan kompetensi, kreativitas, dan kemandirian ekonomi masyarakat kita,” ujar Ahmad Yani.

Ia menambahkan, pelatihan ini diharapkan tidak hanya berfokus pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat wirausaha dan inovasi di kalangan peserta. “Saya berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh keterampilan praktis yang bisa diterapkan langsung, baik dalam membuka usaha sendiri, meningkatkan kualitas produk lokal, maupun mendukung sektor ekonomi kreatif di Bombana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan pentingnya kesinambungan program pelatihan dengan pendampingan pascapelatihan. Menurutnya, pelatihan hanya akan berdampak signifikan jika diikuti dengan pembinaan, kolaborasi lintas sektor, serta dukungan pemasaran produk.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi juga dilanjutkan dengan pendampingan, kolaborasi, dan pemasaran produk, sehingga hasilnya benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bombana,” pungkas Ahmad Yani.

Usai membuka kegiatan, Wakil Bupati secara simbolis mengalungkan kartu peserta kepada perwakilan peserta pelatihan. Momen tersebut menjadi tanda dimulainya rangkaian kegiatan pelatihan yang diharapkan mampu menumbuhkan generasi wirausaha baru di Bombana.

Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bombana dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Program ini juga menjadi tindak lanjut dari visi pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat Bombana yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

“Harapan kami, para peserta tidak hanya berhenti setelah mengikuti pelatihan ini, tetapi terus berinovasi dan menciptakan lapangan kerja baru di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan berlangsung. Banyak di antara mereka yang menyambut pelatihan ini sebagai peluang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperluas jaringan usaha. Beberapa peserta bahkan mengaku telah memiliki rencana membuka usaha kecil berbasis keterampilan yang diperoleh dari pelatihan tersebut.

Melalui kegiatan seperti ini, Pemerintah Kabupaten Bombana terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pelatihan kewirausahaan dan keterampilan masyarakat menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi ekonomi lokal, terutama di sektor-sektor produktif yang melibatkan langsung masyarakat.

Dengan pendekatan yang berkelanjutan, diharapkan hasil dari pelatihan ini tidak hanya mencetak individu yang terampil, tetapi juga menciptakan ekosistem kewirausahaan baru di Bombana—sebuah langkah nyata menuju masyarakat yang mandiri, kreatif, dan sejahtera.

 

Pewarta: Hir Abrianto

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA