Bombana, Harapansultra.com — Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Sertu La Salihu, melaksanakan pendampingan kegiatan ketahanan pangan di sawah milik Bapak Sudirman yang berlokasi di Kelurahan Aneka Marga, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Rabu, (09/07/2025). Pendampingan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya TNI untuk mendukung produktivitas pertanian warga serta menjaga ketahanan pangan wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu La Salihu memberikan sejumlah imbauan kepada petani agar lebih memperhatikan kualitas hasil panen. Ia menekankan pentingnya menjaga mutu padi agar tidak mudah rusak dan tetap memiliki nilai jual tinggi di pasaran. “Kalau kualitas padinya bagus, tentu harga jualnya juga lebih baik dan petani tidak akan mengalami kerugian,” ujarnya di sela-sela kunjungan.

Selain itu, Babinsa juga mengingatkan agar para petani tidak menjual seluruh hasil panennya. Ia mendorong mereka untuk menyisakan sebagian padi untuk kebutuhan rumah tangga dan sebagai cadangan benih apabila kualitas panennya masih bagus. Menurutnya, langkah ini penting sebagai antisipasi dalam menghadapi musim tanam berikutnya.

Sertu La Salihu juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam bekerja. Ia berharap para petani dapat fokus dan mengutamakan keselamatan saat berada di sawah. “Bekerja di lahan pertanian tidak boleh tergesa-gesa, keselamatan harus jadi prioritas,” tambahnya.

Kegiatan pendampingan ini mendapat sambutan positif dari para petani. Mereka mengaku merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang tidak hanya memberi semangat, tetapi juga memberikan edukasi dan perhatian terhadap aspek teknis maupun non-teknis pertanian.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, mengatakan bahwa kegiatan pendampingan pertanian oleh Babinsa merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung program swasembada pangan. “Kami ingin TNI hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya dalam pengamanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan rakyat,” ungkap Danramil.

Dengan adanya pendampingan rutin seperti ini, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil produksi pertanian secara mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari sinergi antara aparat teritorial dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan daerah.