oleh

Tuntut Perbaikan Jalan Kabaena, Mahasiswa dan Pemuda Kabaena Bertandang di Kantor DPRD Bombana.

-Harapan-11.223views

Bombana, Harapansultra.com-Sehari sebelum dilaksanakan pengambilan Sumpah Tugas Masa Bakti anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana tahun 2019-2024, Koalisi Pemuda dan Mahasiswa Pulau Kabaena bertandang di kantor perwakilan rakyat kabupaten, Senin (30/9/2019).

Koalisi yang menyebutkan Gerakan Tiga Puluh September (G30S) Pemuda Kabaena hadir membawa aspirasi Masyarakat Kabaena yang dinilai sangat dibutuhkan dan tidak pernah menjadi prioritas pembangunan dan kebijakan Pemerintah daerah yakni perbaikan jalan yang sudah amat parah.

Dihadapan kantor DPRD dibawah penjagaan puluhan personil kepolisian dan Polpp mereka berorasi.

Dalam Orasinya, Zulkarnaen menepis ucapan Bupati Bombana, H. Tafdil yang menyatakan bahwa Bombana kondisinya baik-baik saja. Diketahui, ucapan santai dari orang nomor satu di daerah penghasil tambang itu dilontarkan dalam pidatonya pada acara serah terima jabatan Kapolres Bombana beberapa waktu lalu.

“Kondisi Bombana ini tidak dalam kondisi baik-baik saja seperti yang diucapkan Bupati Bombana. Sebab, masyarakat Kabaena hari ini bukan sedang berbahagia akan tetapi menderita karena diusia ke 16 Kabupaten Bombana, kondisi jalan kabaena masih jauh dari kata layak guna,” teriak zul.

Hal yang sama pun di sampaikan oleh aktivis senior Muh. Amsar. Sebagai manusia yang terlahir ditanah Kabaena, Iya menyampaikan tuntutan kepada anggota legislatif bahwa kabutuhan utama masyarakat kabaena adalah jalan.

Pihaknya memuntut agar Pemerintah Daerah Kabupaten bersama dewan perwakilan rakyat untuk lebih memprioritaskan pembangunan jalan di Kabaena.

“Bupati dan DPR harus prioritaskan pembangunan jalan di Kabaena. Kabaena juga bagian dari bombana kasian. Olehnya itu kami meninta agar setiap pembahasan Rancangan Anggaran Pembangunan untuk lebih dahulukan Jalan Kami,” Ucap Amsar.

Sampai Massa meninggalkan kantor rakyat. Barisan Pemuda dan Mahasiswa Kabaena menolak bertemu anggota DPRD yang sempat hadir dihadapan mareka yakni Amiadin dan Heriyanto dengan alasan bertemu mereka bukan lagi pada kesempatan yang tepat. (Hir)

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA