
Bombana, harapansultra.com – Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si membuka Pelatihan Keteknikan Pemeliharaan Jaringan Perpipaan dan Instalasi Pengolahan Air yang digelar Perumda Air Minum Tirta Moico selama dua hari di Kantor Pusat Perumdam Tirta Moico, Kamis–Jumat, 27–28 November 2025.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) teknis yang menangani pemeliharaan jaringan distribusi dan operasional instalasi pengolahan air. Tirta Moico menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pegawai menjadi prioritas utama dalam menjaga kualitas layanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Bombana.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahmad Yani menyoroti pentingnya kemampuan teknis yang mumpuni bagi para pegawai Perumda. “Pelatihan seperti ini sangat penting agar para pegawai mampu mengikuti perkembangan kebutuhan layanan air bersih dan memberikan pelayanan yang profesional,” ujarnya.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan secara optimal untuk memperkuat keterampilan teknis dan memahami standar operasional yang berlaku. Ahmad Yani juga meminta Perumda Air Minum Tirta Moico menjaga kualitas layanan secara konsisten, mengingat kebutuhan air bersih terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan daerah.
Selain peningkatan kompetensi individu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat koordinasi antarbagian teknis di Perumda. Penguatan sinergi dipandang penting agar proses pemeliharaan jaringan perpipaan dan pengolahan air berjalan lebih efisien, terukur, dan mampu mengurangi potensi gangguan distribusi.

Manajemen Perumda Air Minum Tirta Moico menyampaikan bahwa pelatihan keteknikan merupakan agenda rutin yang akan terus ditingkatkan kualitasnya. Perumda menilai bahwa SDM yang terampil merupakan faktor vital untuk menjaga kontinuitas, keandalan, serta mutu layanan air minum bagi masyarakat Bombana.
Melalui pelatihan ini, Perumda Air Minum Tirta Moico menegaskan komitmennya menghadirkan layanan air bersih yang lebih baik dan berkelanjutan, sekaligus memastikan pegawai siap menghadapi tantangan operasional di lapangan.









