oleh

2 Orang Positif Covid-19 Di Bombana Belum Dijemput Satgas Untuk Isolasi Di Rusun

Rumbia, HarapanSultra.COM | Meski dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil Swab diterima dan dimumumkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bombana pada hari Rabu, 3 Juni 2020 lalu, namun 2 orang yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut belum juga diberlakukan Isolasi di Rusun sebagaimana perlakuan pada Orang Positif Covid-19 sebelumnya dan hanya melakukan karantina mandiri di rumah hingga hari ini, Sabtu (6/6/2020).

Salah seorang tetangga dari orang yang dinyatakan positif Covid-19 di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana menyebut bahwa remaja yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut merupakan cluster Temboro dan hingga saat ini masih berada dirumahnya.

“Belum diambil pak untuk isolasi di Rusun sekarang saja masih ada dirumahnya,” Sebutnya sembari meminta namanya tidak dipublikasikan.

Didalam rumah warga yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut terdapat 4 orang lainnya dan masih bebas beraktivitas seperti biasa seolah tidak terjadi apa-apa.

“Orang tuanya yaitu Bapaknya malah setiap waktu di mesjid sehingga inilah yang kita bingungkan seperti apa Corona ini karena saya lihat itu anak tidak ada apa apaji dia sehat sehat saja,” Imbuhnya.

Selain itu tambahnya jika merujuk masa inkubasi virus Covid-19 selama 14 hari ia memastikan bahwa remaja yang divonis Covid-19 tersebut telah lebih dari sebulan tiba di Bombana.

“Sudah lama tibanya pak, sudah lebih sebulan dan tidak ada gejala apa apa sehingga inilah yang membingungkan kita,” Keluhnya.

Karena simpang siurnya informasi terkait Covid-19 ini di masyarakat dan resikonya terhadap warga lain, ia menyerahkan sepenuhnya penanganan Covid-19 tersebut kepada pemerintah.

“Kita serahkan saja sama pemerintah mau diisolasi dirumah saja atau seperti apa kita masyarakat menunggu saja pemerintah yang atur,” Tutupnya.

Dikonfirmasi terpisah via telepon, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bombana, Heryanto A Nompa membenarkan belum memberlakukan isolasi terpusat di rusun kepada 2 positif baru Covid-19 tersebut.

“Mungkin sebentar malam kita jemput,” Jelas Heryanto, Sabtu (6/6/2020)

Ketua PPNI Sulawesi Tenggara itu menjelaskan tidak dilakukannya isolasi di Rusun terhadap warga Covid-19 tersebut karena orang tua dan keluarganya menolak.

“Jadi kita kedepankan edukasi dulu, tapi pada dasarnya orang tua dan keluarganya sudah memahami dan sudah bersedia agar anak mereka di isolasi di rusun,” Paparnya.

Dan terkait satu lagi positif Covid-19 yang berada di Kabaena Utara juga akan dijemput dan di isolasi di Rusun.

“Kita sudah koordinasikan untuk dijemput dibawa di Rusun besok,” Singkatnya.(adn)

 

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA