
Butur, harapansultra.com – Sultan Buton, Drs. H. Laode Muh. Kariu, dipastikan menghadiri prosesi pelantikan dan pengukuhan Raja atau Lakina Kulisusu, La Ode Ahlul Musafi, S.P., yang akan digelar di Masjid Keraton Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, Kamis (6/8/2026).
Kepastian pelaksanaan prosesi adat tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di kediaman La Ode Ahlul Musafi, Rabu (5/8/2026), atau sehari menjelang pelantikan.
Dalam kesempatan itu, Sultan Buton menegaskan bahwa seluruh dokumen administrasi beserta persyaratan adat yang menjadi dasar pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan Raja Kulisusu telah melalui proses verifikasi dan dinyatakan lengkap. Dengan demikian, tidak terdapat lagi kendala administratif sehingga prosesi pelantikan dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Semua dokumen yang menjadi persyaratan telah lengkap. Karena itu, pelantikan dan pengukuhan Raja Kulisusu dapat dilaksanakan sebagaimana yang telah direncanakan,” ujar Sultan Buton di hadapan awak media.
Prosesi pelantikan tersebut diperkirakan akan menjadi momentum penting bagi masyarakat Kulisusu. Selain dihadiri Sultan Buton bersama rombongan Kesultanan Buton, acara juga dijadwalkan dihadiri Bupati Buton Utara, Afirudin Mathara, S.H., M.H., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan dari berbagai daerah.

Rangkaian acara akan berlangsung dengan tata cara adat Kesultanan Buton yang dipadukan dengan nilai-nilai budaya Kulisusu sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah, tradisi, dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Raja Kulisusu yang bakal dilantik, La Ode Ahlul Musafi, S.P., menyatakan seluruh persiapan pelaksanaan acara telah rampung. Ia memastikan prosesi pengukuhan akan berlangsung dengan menjunjung tinggi nilai-nilai adat, budaya, serta semangat persatuan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana yang kondusif agar seluruh rangkaian pelantikan dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh khidmat,” katanya.
Menurutnya, pelantikan Raja Kulisusu bukan sekadar seremoni adat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat Kulisusu.
La Ode Ahlul Musafi juga menyampaikan apresiasi atas kesediaan Sultan Buton menghadiri prosesi tersebut. Kehadiran Sultan bersama rombongan dinilai memiliki makna penting sebagai simbol eratnya hubungan kekeluargaan antarlembaga adat di wilayah Tanah Buton.
Ia berharap momentum tersebut dapat memperkuat sinergi antara lembaga adat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian adat istiadat serta mendorong pembangunan daerah yang tetap berlandaskan nilai-nilai budaya.
“Dukungan Sultan Buton menjadi kehormatan bagi masyarakat Kulisusu. Kami berharap silaturahmi antarlembaga adat semakin erat sehingga adat dan budaya tetap lestari serta mampu menjadi kekuatan dalam mendukung kemajuan Kabupaten Buton Utara,” tutupnya.
Pewarta: Eghy Labuan








Tinggalkan Balasan