
Batauga, HarapanSultra.COM | Sebagai langkah awal untuk memajukan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Buton Selatan (Busel) mendorong pengembangan Produk unggulan Desa (Prukades), Hal ini Sejalan dengan Program Kementerian Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang terus mendorong Pemerintah Daerah dan Dunia Usaha dalam rangka Pengembangan Prukades demi tercapainya Pertumbuhan Ekonomi yang semakin maju di Desa Desa.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PMD Kabupaten Buton Selatan, Amrin Abdullah, S.Sos, M.Si saat menjadi Narasumber dalam acara Rapat Koordinasi Sinkronisasi Kebijakan Perencanaan Pembangunan Pemerintah Desa dengan Kebijakan Pemerintah Kabupaten Tahun Anggaran 2020 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Tim Inovasi Kabupaten Buton Selatan yang dilaksanakan di Gedung Lamaindo, Senin, (26/8/2019).
Amrin menjelaskan bahwa dalam rangka mendorong Kemajuan Pembangunan Daerah dan untuk mewujudkan Kabupaten Buton Selatan yang produktif 2020, maka merupakan keniscayaan bagi semua Desa untuk mendorong Pengembangan Prukades dalam Perencanaan Pembangunan reguler Tahun 2020 yang akan dilaksanakan dan harus diselesaikan pada akhir bulan September 2019 ini.
“Saya menegaskan kepada Semua Kepala Desa dan Kepala Desa terpilih yang kebetulan sudah diundang hari ini, untuk mendorong kegiatan pengembangan Prukades dalam perencanaan reguler 2020 yang berdasarkan tahapan perencanaan Pembangunan Desa harus ditetapkan pada Bulan September 2019 dalam Dokumen Rencana kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2020.
Pengembangan Produk unggulan Desa menjadi keharusan bagi Pemerintah Desa dalam memaksimalkan penggunaan Dana Desa baik itu untuk Program yang termasuk inovatif maupun yang sifatnya umum.
Sementara itu, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA-PMD) Kabupaten Buton Selatan, Abady Makmur yang menjadi salah satu Moderator pada Kegiatan Rapat koordinasi tersebut menambahkan, bahwa untuk Tahun 2019 ini, Tim Pendamping Porfesional Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Buton Selatan sedang menggagas Program Pengembangan Produk unggulan Desa (Prukades) pada beberapa Desa di Kecamatan Siompu.

Adapun Produk unggulan Desa yang dimaksud adalah Pengembangan Jeruk Siompu yang rencananya pengembanganya akan melibatkan dua Desa yakni Desa Waindawula dan Desa Kaimbulawa.
Mantan Anggota DPRD Kabupaten Bombana dua periode ini menambahkan bahwa Dua Desa ini (Waindawula dan Kaimbulawa.red) akan menggelar Musyawarah Desa bersama dalam rangka pembentukan Badan kerjasama antar Desa yang akan difasilitasi oleh Camat Siompu bersama Tim P3MD.
“Untuk itu diharapkan kepada kedua Pemerintah Desa tersebut segera menggelar Muyawarah Desa masing-masing untuk membahas rencana kerjasama sebelum masuk pada tahap Musyawarah bersama dan yang paling urgen untuk di ingatkan khusunya kedua Pemerintah Desa ini harus mengakomodir rencana pelaksanaan kerjasama dalam Dokumen rencana kerja Pembangunan Desa (RKPDes) Tahun 2020,” Imbuhnya
Saat ini tambahnya, TIM P3MD sedang intens memfasilitasi kerjasama antar Desa guna mendorong pengembangan Jeruk siompu sebagai Produk unggulan Desa. untuk kerjasama Desa iniĀ akan didorong pada perencanaan reguler 2020 dan akan di integrasikan dengan Pengembangan Wisata Budaya, Pengembangan Wisata Pantai, Pengembangan Wisata Benteng dan Pengembangan Jeruk siompu.
“Semua ini akan dipaketkan atau di integrasikan dalam satu Paket yakni Agrowisata,” Pungkasnya (AM)







