oleh

Aeni Mutmainnah Puji Gerobak Dashat, Inovasi PKK Bombana untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Balita

-Harapan-1120views

Bombana, HarapanSultra , COM / Stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak akibat kurangnya asupan gizi merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Menurut data Kementerian Kesehatan tahun 2022, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 27,67 persen, yang berarti ada sekitar 7,6 juta anak balita yang mengalami stunting.

Salah satu daerah yang berupaya menanggulangi masalah stunting adalah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) terus menggalakkan program pemberian makanan bergizi untuk ibu hamil dan balita dalam upaya pencegahan stunting. Salah satu inovasi terbaru mereka adalah Gerobak Olah Aksi Dapur Sehat Atasi Stunting (GEROBAK DASHAT) yang telah menjalani tahap Monitoring dan Evaluasi (Monev) di beberapa kecamatan.

Gerobak Dashat adalah sebuah gerobak yang dilengkapi dengan peralatan masak dan bahan-bahan makanan bergizi yang dapat digunakan untuk membuat menu sehat bagi ibu hamil dan balita. Gerobak Dashat juga berfungsi sebagai sarana sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang dan pencegahan stunting bagi masyarakat.

Pada Sabtu (23/12/2023), Ph. Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Aeni Mutmainnah, bersama pengurus TP PKK, melakukan Monev Gerobak Dashat di 3 kecamatan: Poleang Utara, Tontonunu, dan Poleang Tenggara. Langkah ini merupakan bagian dari rencana untuk melaksanakan monev di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Bombana.

Hasil Monev menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif dengan peningkatan asupan makanan bergizi bagi ibu hamil dan balita. Aeni Mutmainnah, Pj. Ketua TP PKK, menyatakan kepuasannya terhadap implementasi Gerobak Dashat.

“Kehadiran inovasi Gerobak Dashat sangat membantu pencegahan stunting dan memastikan pemberian gizi yang memadai bagi ibu hamil dan balita,” ujarnya.

Selain itu, istri dari Pj . Bupati Bombana,Drs. Edy Suharmanto, M.Si menekankan pentingnya memberikan pemahaman dan edukasi kepada orang tua. Menurutnya, keberhasilan seorang anak tercermin dari keberhasilan orang tua dalam memberikan asupan makanan yang sehat, yang mencegah stunting.

“Membuka wawasan dan memberikan edukasi itu sangat penting, bukan hanya kepada ibu-ibu, tapi kepada para suami juga perlu sehingga semuanya paham pencegahan stunting itu seperti apa, dan berupaya agar kata stunting itu tidak ada di Bombana,” kata Aeni Mutmainnah.

Dalam harapannya, Wanita kelahiran Kota Mataram pada Tanggal 17 April 1973, mengungkapkan harapannya bahwa Gerobak Dashat akan membantu mengurangi angka stunting dan meningkatkan kesehatan generasi masa depan. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana inovasi membawa perubahan positif dalam upaya kesejahteraan rakyat.

“Semoga dengan adanya Gerobak Dashat ini, kita bisa menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Saya berharap program ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, serta mendapat dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat,” Pungkas Aeni Mutmainnah.( ADV).

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA