oleh

Aksi Nyata TP PKK Bombana dalam Membangun Generasi Sehat dan Sejahtera

-ADS-1131views

Bombana, HarapanSultra , COM / Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bombana menggelar silaturahmi bersama Pengurus PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan sekaligus penyerahan bantuan makanan tambahan Ibu Hamil dan Balita, yang dihadiri langsung oleh Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Aeni Mutmainnah Edy Suharmanto di Aula Kantor Kecamatan Rumbia dan Rarowatu Utara, Rabu (27/12/2023).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TP PKK Kabupaten Bombana terhadap masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di daerah ini. Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana tahun 2023, prevalensi stunting di Kabupaten Bombana mencapai 28,7 persen, yang berarti hampir sepertiga dari anak-anak usia di bawah lima tahun mengalami gangguan pertumbuhan.

Stunting adalah kondisi di mana tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya, yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi, infeksi, dan faktor lingkungan. Stunting dapat berdampak negatif pada perkembangan otak, kognitif, dan fisik anak, serta meningkatkan risiko penyakit kronis di kemudian hari.

Untuk itu, TP PKK Kabupaten Bombana berupaya untuk memberikan bantuan makanan tambahan yang bergizi bagi Ibu Hamil dan Balita, sebagai salah satu langkah pencegahan stunting. Bantuan ini berupa beras, telur, susu, dan buah-buahan, yang diserahkan secara simbolis oleh Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bombana kepada perwakilan dari masing-masing Kecamatan, Desa, dan Kelurahan.

Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Aeni Mutmainnah Edy Suharmanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting. Menurutnya, tantangan-tantangan dan isu strategis yang terjadi di Kabupaten Bombana, merupakan tanggung jawab bersama sebagai Tim Penggerak PKK.

“Kita harus bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di daerah kita, termasuk masalah stunting. Kita harus bergerak bersama, dari tingkat pusat hingga tingkat desa, untuk memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik bagi masyarakat kita, khususnya ibu hamil dan balita, yang merupakan generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aeni Edy Suharmanto mengatakan bahwa hal ini sejalan dengan amanah PERMENDAGRI Tahun 2020, bahwa kegiatan PKK adalah menggerakkan dan membina masyarakat untuk melaksanakan 10 program PKK, dengan sasaran yang dicapai adalah kelompok keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat untuk mewujudkan keluarga sejahtera.

“Kita sebagai unit terkecil atau keluarga sebagai garda terdepan, majunya suatu bangsa ada di tangan kita. Terutama ibu-ibu, tugas kita tidak ringan harus multitasking kita harus bisa me-manage waktu, yang paling power untuk membentuk aset-aset bangsa kita,” tuturnya.

Diakhir sambutannya, dengan melihat angka stunting di Kabupaten Bombana yang masih relatif tinggi, beliau menegaskan kepada semua pihak, untuk melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah masyarakat dan memvalidasi ulang, apakah benar-benar sesuai dengan kriteria stunting atau tidak.

“Kedepannya kita pengen door to door untuk melihat langsung apakah benar stunting di kabupaten Bombana itu cukup tinggi. Mungkin kedepannya kita akan banyak blusukan apa permasalahan yang sebenarnya,” tutupnya mengakhiri sambutan. ( ADV )

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA