
Bombana, Harapansultra.COM | – Semangat gotong royong kembali terlihat di Desa Tapuhaka, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana. Personel Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti massal membersihkan semak belukar dan rumput liar di sepanjang Lorong Damalawa sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman bagi warga, Senin (27/04/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Sertu Hardedi, dan melibatkan masyarakat setempat serta pemerintah desa. Sejak pagi hari, warga tampak antusias bergotong royong membersihkan sisi kiri dan kanan jalan yang mulai ditumbuhi rumput liar dan semak belukar.
Kerja bakti dilakukan dengan menggunakan alat sederhana seperti parang, cangkul, dan mesin pemotong rumput. Warga dan aparat TNI terlihat bahu-membahu membersihkan area jalan demi memperlancar akses masyarakat sekaligus menjaga keindahan lingkungan desa.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga dinilai memberikan motivasi tersendiri dalam menumbuhkan kembali budaya gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan.
Kepala Desa Tapuhaka, Hasrianto, S.Hut., turut hadir langsung di lokasi dan ikut bersama warga membersihkan area sekitar lorong. Kehadirannya menambah semangat masyarakat yang sejak awal tampak kompak mengikuti kegiatan kerja bakti tersebut.

Menurut warga, kondisi semak belukar di sekitar jalan sebelumnya mulai mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, terutama saat malam hari. Karena itu, kegiatan pembersihan dianggap penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan aman.
Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Sertu Hardedi, mengatakan kegiatan kerja bakti tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi lingkungan masyarakat. Selain menjaga kebersihan, kegiatan itu juga bertujuan mempererat kebersamaan antara aparat dan warga.
“Alhamdulillah, semangat warga sangat luar biasa. Dengan membersihkan semak-semak ini, selain jalan terlihat lebih indah dan rapi, keamanan lingkungan juga semakin terjaga karena tidak ada lagi area yang tertutup atau gelap,” ujar Sertu Hardedi.
Ia menambahkan, kerja bakti bersama masyarakat menjadi salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, keterlibatan langsung aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Gotong royong seperti ini penting untuk terus dijaga. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan tempat tinggal,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Tapuhaka, Hasrianto, mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang dinilai aktif membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di desa.
“Terima kasih kepada Bapak Babinsa yang selalu hadir membantu masyarakat. Kehadiran TNI di tengah warga memberikan semangat dan motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan desa,” ungkapnya.
Menurut Hasrianto, budaya gotong royong merupakan warisan sosial yang harus terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman. Ia berharap kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan aparat TNI dapat terus terjalin dengan baik demi mendukung pembangunan desa yang lebih maju dan nyaman.
Selain membersihkan semak belukar, warga juga melakukan penataan area sekitar jalan agar terlihat lebih rapi. Beberapa warga tampak mengangkut hasil potongan rumput dan semak ke tempat pembuangan agar lingkungan tetap bersih setelah kegiatan selesai.
Suasana penuh kebersamaan begitu terasa selama kegiatan berlangsung. Warga dari berbagai kalangan terlihat bekerja tanpa sekat sambil saling membantu satu sama lain. Tidak sedikit masyarakat yang menyebut kerja bakti tersebut sebagai momentum mempererat hubungan sosial antarwarga.
Kegiatan kerja bakti yang dilakukan Babinsa dan masyarakat Desa Tapuhaka juga menjadi contoh nyata pentingnya kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Di tengah tantangan perubahan pola hidup masyarakat modern, budaya gotong royong dinilai tetap relevan sebagai kekuatan sosial yang mampu mempererat persatuan masyarakat.
Dengan lingkungan yang lebih bersih dan tertata, masyarakat berharap aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih nyaman dan aman. Pemerintah desa bersama Babinsa juga berkomitmen untuk terus menggerakkan kegiatan serupa secara berkala demi menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan di Desa Tapuhaka.
Kerja bakti tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan desa tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat lingkungan secara bersama-sama.










Tinggalkan Balasan