
Bombana, harapansultra.com | — Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., secara resmi membuka kegiatan Lomba Bertutur bagi siswa-siswi Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Bombana Tahun 2026 sebagai upaya mendorong budaya literasi, meningkatkan minat baca, dan melatih kemampuan komunikasi anak sejak usia dini. Kegiatan bertema “Bersama Bunda Literasi sebagai Penggerak Budaya Baca dan Bertutur Sejak Dini Menuju Bombana Cerdas” itu berlangsung di Aula Gedung Layanan Perpustakaan Kabupaten Bombana, Kamis (30/04/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para siswa dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Bombana yang hadir bersama guru pendamping dan orang tua. Sejumlah pegiat literasi, komunitas baca, serta unsur Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana turut hadir memeriahkan kegiatan tersebut.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Para peserta tampak percaya diri menampilkan kemampuan bertutur di hadapan dewan juri dan tamu undangan. Lomba tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan keberanian berbicara sekaligus memperlihatkan kemampuan memahami isi bacaan melalui cerita yang mereka bawakan.
Dalam sambutannya, Bupati Bombana Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, serta para pegiat literasi yang terus berupaya menanamkan budaya membaca kepada anak-anak sejak dini.
Menurutnya, lomba bertutur bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana penting untuk membangun karakter, melatih keberanian, dan meningkatkan kemampuan komunikasi anak-anak sebagai generasi penerus daerah.

“Lomba bertutur ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana penting untuk menumbuhkan minat baca, melatih keberanian, serta mengasah kemampuan berbicara dan bercerita anak-anak sejak dini,” ujar Burhanuddin.
Ia mengatakan kemampuan bertutur lahir dari proses membaca dan memahami isi bacaan secara mendalam. Karena itu, budaya membaca perlu terus ditanamkan kepada anak-anak agar mereka mampu berpikir kritis, memahami nilai-nilai kehidupan, dan mengekspresikan gagasan dengan baik.
Bupati juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman belajar yang berharga, bukan hanya sekadar mengejar kemenangan dalam perlombaan.
“Jadikan lomba ini bukan hanya untuk menjadi juara, tetapi sebagai proses belajar dan berkembang. Kemampuan bertutur merupakan hasil dari literasi, dari proses memahami dan memaknai apa yang dibaca, baik yang tersurat maupun tersirat,” katanya.
Menurut Burhanuddin, kemampuan berbicara di depan publik merupakan salah satu keterampilan hidup atau life skill yang sangat penting untuk dimiliki anak-anak sejak dini. Dengan pembiasaan yang baik, generasi muda Bombana diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, komunikatif, dan memiliki kemampuan retorika yang baik.
Ia menilai kemampuan komunikasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan seseorang di masa depan, baik dalam dunia pendidikan, pekerjaan, maupun kehidupan sosial di tengah masyarakat.
Selain itu, Bupati Burhanuddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama tenaga pendidik, komunitas baca, taman baca masyarakat, dan pegiat literasi untuk terus bersinergi membangun budaya membaca di Kabupaten Bombana.
Menurutnya, penguatan budaya literasi membutuhkan keterlibatan banyak pihak agar kebiasaan membaca dapat tumbuh secara berkelanjutan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Ia berharap Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana terus menghadirkan berbagai program yang mendukung peningkatan minat baca masyarakat, terutama bagi anak-anak usia sekolah.
“Semua upaya ini bertujuan untuk meningkatkan pembudayaan gemar membaca dan mewujudkan Bombana sebagai daerah yang cerdas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa keberhasilan anak-anak dalam kegiatan seperti lomba bertutur bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan daerah.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda Bombana yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kemampuan komunikasi yang baik, dan rasa percaya diri yang tinggi.
Kegiatan lomba bertutur tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan literasi sejak dini. Pemerintah Kabupaten Bombana menilai budaya membaca merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi unggul dan berdaya saing di masa depan.
Di akhir sambutannya, Bupati Burhanuddin berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar budaya membaca dan bertutur semakin berkembang di tengah masyarakat.
“Anak-anak yang gemar membaca akan tumbuh menjadi generasi yang memiliki wawasan luas, mampu berpikir kritis, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat hingga selesai. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian lomba sambil mendapatkan dukungan dari guru dan orang tua yang hadir di lokasi kegiatan.










Tinggalkan Balasan