oleh

Cuti Bersama ASN untuk Lebaran Idul Fitri 1442 H, Hanya 12 Mei 2021

Jakarta | Cuti bersama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menyambut hari raya Idul Fitri tahun 2021 hanya berlangsung satu hari, yaitu hanya pada tanggal 12 Mei 2021.

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri (Menag, Menaker, dan Menpan-RB) Nomor 281 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Nomor 642 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021.

Sebelumnya, cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2021 awalnya akan dilaksanakan pada 12, 17, 18, dan 19 Mei 2021, namun keputusan terbaru yang dikeluarkan pemerintah, cuti bersama tanggal 17-19 Mei 2021 dihapus.

Sehingga dengan demikian cuti bersama Hari Raya Idul Fitri hanya pada 12 Mei 2021.

Pengurangan masa libur cuti bersama ini dilakukan untuk mencegah meningkatnya angka Covid-19. Sebab dari pengalaman sebelumnya, angka kasus melonjak setelah libur panjang. Libur lebaran Sementara itu hari libur nasional Hari Raya Idul Fitri 1442 H jatuh pada tanggal 13 hingga 14 Mei 2021.

Sehingga libur lebaran yang digabung dengan cuti bersama akan jatuh pada tanggal : 12, 13, dan 14 Mei 2021. Namun tak hanya menghapus cuti lebaran 17, 18, dan 19 Mei 2021, melalui SKB 3 Menteri tersebut juga menghapus cuti bersama Hari Isra’ Miraj tanggal 12 Maret 2021 lalu. Serta, SKB juga menghapus cuti bersama Hari Raya Natal tanggal 27 Desember 2021 mendatang.

Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Tjahjo Kumolo, juga melarang ASN untuk mengajukan cuti lebaran tahun 2021.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri PAN RB Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian ke Luar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Masa Pandemi Covid-19 Dalam aturan tersebut ASN dilarang bepergian ke luar daerah dan mengambil cuti pada tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

“Pegawai aparatur sipil negara tidak mengajukan cuti selama periode sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf a (tanggal 6 sampai 17 Mei 2021),” tulis salah satu poin dalam surat edaran.

Meski demikian, Kementerian PAN RB memberikan pengecualian bagi ASN yang mengambil cuti melahirkan, cuti sakit, atau cuti karena alasan mendesak lainnya. (Sumber : Kompas)

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA