Wakatobi, HarapanSultra.COM | Festival kepulauan tukang besi kedua diklaim tersukses sepanjang sejarah festival pulau-pulau di Wakatobi.Betapa tidak, festival yang dirangkai dengan silaturahmi masyarakat Binongko (Silamabi) itu mampu dihadiri 30 kafilah dengan setiap kafilah hingga ratusan peserta

Camat Togo Binongko, Arifin saat memberikan sambutan dilapangan Popalia Kecamatan Togo Binongko.Kamis(21/6/2018) menyebutkan dari jumlah ribuan peserta yang ada diantaranya 1000-an lebih merupakan masyarakat perantau asal pulau Binongko turut memeriahkan festival kepulauan tukang besi.

“Terimakasih warga pulau Binongko turut menyukseskan Festival ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi masyarakat Binongko perantauan ini tidak lain mengangkat harkat dan martabat masyarakat Binongko”, Sebut Arifin.

Arifin menambahkan bahwa kemampuan orang-orang Binongko telah teruji dinegeri rantau dibuktikan dengan kesuksesan mereka dinegeri-negeri rantau dimanapun mereka berada pada bidangnya masing-masing sehingga dinilai hal itu menjadi kondisi riil membangun komitmen.

“Sehingga komitmen masyarakat Binongko patut bersama-sama pemerintah daerah untuk membangun daerah”, Tambahnya.

Demikian dijelaskan ketua kerukunan masyarakat Binongko kepulauan Riau (Kepri), Safaruddin Alwani bahwa masyarakat Binongko patut bersama Pemda memantapkan rencana pembangunan apalagi Wakatobi telah ditetapkan menjadi daerah tujuan wisata nasional.

Anggota DPRD Kepri ini bahkan memotivasi jajaran eksekutif dan legislatif melakukan study banding di Kepri sebagai daerah Wisata dan Kota Industri.

Amatan Harapansultra.Com, dari 30 Kafilah yang mensesaki lapangan itu adalah perwakilan seluruh peserta karnaval yang merupakan gabungan antara kafilah perantau seluruh Indonesia dan kafilah masyarakat lokal. Selain itu, hadir perwakilan beberapa anggota DPRD dari beberapa Perwakilan Kota Provinsi seperti kepulauan Riau serta perwakilan DPD RI dan masing-masing ketua kerukunan masyarakat perantau pulau Binongko (RS)