Harapansultra.com, Bombana – Anggota DPRD Kabupaten Bombana dari Fraksi Keadilan Berkarya, H. Bahri S, menyatakan dukungan penuh kepada Heryanto A. Nompa untuk kembali melanjutkan kepemimpinannya sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bombana pada Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar dalam waktu dekat.

H. Bahri menilai, Heryanto A. Nompa yang saat ini masih menjabat Ketua DPD II Golkar Bombana merupakan sosok pemimpin yang mampu menyatukan kader dan menjaga soliditas partai. Menurutnya, Golkar Bombana membutuhkan figur pemersatu agar roda organisasi tetap berjalan stabil dan konsolidasi partai terus terjaga hingga ke tingkat bawah.

“Saya mendukung penuh Pak Heryanto A. Nompa. Beliau adalah figur pemimpin yang mampu merangkul dan menyatukan seluruh kader Golkar di Bombana,” ujar H. Bahri. Selasa (13/1/2026).

Anggota DPRD Bombana dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV itu menyebut, selama kepemimpinan Heryanto A. Nompa, Partai Golkar Bombana menunjukkan kekompakan internal yang baik. Perbedaan pandangan di internal partai, kata dia, dapat dikelola dengan bijak sehingga tidak menimbulkan perpecahan.

H. Bahri juga menyoroti kuatnya dukungan struktur partai terhadap Heryanto A. Nompa. Hingga saat ini, sebanyak 22 pimpinan kecamatan (PK) se-Kabupaten Bombana telah menyatakan dukungan agar Heryanto kembali memimpin DPD II Golkar Bombana.

“Dukungan dari 22 pimpinan kecamatan ini menunjukkan bahwa beliau masih sangat dipercaya oleh kader di akar rumput. Ini bukti bahwa kepemimpinannya diterima dan dirasakan langsung manfaatnya,” jelasnya.

Menurut H. Bahri, keberhasilan menjaga kesolidan partai menjadi modal penting bagi Golkar Bombana dalam menghadapi dinamika politik ke depan. Ia menilai, kesinambungan kepemimpinan diperlukan agar program-program partai yang telah berjalan dapat dilanjutkan dan ditingkatkan.

Lebih lanjut, H. Bahri menggambarkan Heryanto A. Nompa sebagai sosok pemimpin yang terbuka, komunikatif, dan tidak membeda-bedakan kader. Sikap inilah yang dinilai mampu menciptakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan di tubuh Partai Golkar Bombana.

“Golkar butuh pemimpin yang meneduhkan dan mempersatukan, bukan yang memicu konflik internal. Karakter itu ada pada Pak Heryanto A. Nompa,” tegasnya.

Ia berharap Musda DPD II Golkar Bombana nantinya dapat berlangsung secara demokratis, kondusif, dan mengedepankan semangat persatuan. Menurutnya, Musda harus menjadi momentum memperkuat barisan partai agar Golkar Bombana semakin solid dan siap menghadapi agenda politik ke depan.

“Musda ini adalah ajang konsolidasi, bukan ajang perpecahan. Siapa pun yang terpilih, Golkar harus tetap bersatu dan hadir untuk kepentingan masyarakat,” pungkas H. Bahri. (B)