oleh

Disdukcapil Bombana : Pemusnahan KTP-El Tidak Mesti Diketahui Penyelenggara Pemilu

Bombana, Harapan Sultra .COM | Penolakan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bombana, Hasdin Nompo, S.Sos untuk menandatangani Berita Acara Pemusnahan 13. 894 keping KTP-El yang digelar di Halaman Kantor Bupati Bombana, Hari Jumat (21/12/2018) lalu, ditanggapi Pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bombana.

Melalui Kepala Seksi  Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Sugianto, S. Si mengungkapkan, Pemusnahan KTP-El yang di lakukan Pihaknya, tidak mesti diketahui oleh penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu, karena pemusnahan itu dilakukan atas instruksi Kemendagri agar KTP-El yang rusak, ditarik dan infalid agar dimusnahkan dan mengenai berita acara dan penjelasan detail, pihaknya menyatakan bahwa itu merupakan urusan internal Disdukcapil.

 “Kami hanya lakukan instruksi Kemendagri untuk mencegah kasus tercecernya KPT itu, dan kalau soal Berita acara secara detail dari mana asalnya yang puluhan ribu itu adalah urusan internal Dukcapil,” terangnya kepada jurnalis harapansultra saat dikonfirmasi setelah acara pemusnahan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Bombana Sitti Ramlah S. Si, M.Sc menuturkan, KTP-El yang dimusnahkan tersebut, merupakan hasil perbaikan dan pelayanan pendataan penduduk sejak tahun 2014 lalu sampai sekarang,  sehingga terkait berita acara yang dipermasalahkan, pihaknya mengatakan Disdukcapil bombana tidak sempat melakukan pemisahan sesuai data yang ada dengan alasan waktu yang sangat minim.

“Pada sistem kami semua terdaftar, cuman kalau kami tidak punya waktu untuk menghitung-hitung begitu, jadi ini bukan masalah sebenarnya,” Ucap Ramlah. (HIR ABRIANTO)

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA