oleh

Dispora Bombana Tunda Festival Tangkeno, Fokus Peningkatan Kualitas Sarana dan Prasarana

-ADS-159views

Bombana,HarapanSultra , COM / Festival budaya Tangkeno yang menjadi salah satu ikon pariwisata Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak akan digelar tahun ini. Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bombana mengumumkan penundaan festival tersebut dengan alasan ada agenda yang lebih prioritas.

Kepala Dispora Bombana, Anisa Sri Prihatin mengatakan, penundaan festival budaya Tangkeno yang biasanya diselenggarakan setiap bulan Oktober itu dilakukan demi menunjang suksesnya pergelaran even tersebut di masa mendatang. Ia mengatakan, pihaknya telah memberi informasi kepada seluruh warga Bombana, terutama masyarakat Kabaena yang menjadi tuan rumah festival tersebut.

“Kami memutuskan untuk menunda festival budaya Tangkeno tahun ini karena kami ingin memfokuskan anggaran kami pada pembenahan sarana dan prasarana di lokasi festival. Kami ingin memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengunjung, terutama dalam hal air bersih dan fasilitas penginapan,” kata Anisa saat diwawancarai di kantornya, Senin (17/4/2023).

Anisa menambahkan, sarana dan prasarana di lokasi festival budaya Tangkeno yang berada di pulau Kabaena memang masih sangat kurang. Ia mengatakan, banyak pengunjung yang mengeluh karena tidak ada air bersih, terutama saat ingin buang air. Selain itu, fasilitas penginapan seperti villa juga masih sangat minim dan tidak layak.

“Kami berharap dengan penundaan ini, kami bisa meningkatkan kualitas sarana dan prasarana di lokasi festival. Kami sudah menargetkan kebutuhan anggaran sekitar 3 hingga 4 miliar rupiah yang akan kami usulkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Kami berharap rencana ini bisa berjalan dengan maksimal tahun depan, sehingga festival budaya Tangkeno bisa kembali digelar dengan lebih meriah dan menarik,” ujar Anisa.

Festival budaya Tangkeno merupakan salah satu even pariwisata yang digelar oleh Dispora Bombana untuk melestarikan dan mempromosikan budaya lokal Kabaena. Festival ini menampilkan berbagai atraksi budaya seperti tarian, musik, seni, kuliner, dan lain-lain. Festival ini juga menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat Kabaena yang tersebar di berbagai daerah. (ADV)

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA