oleh

Duga Ada Pedagang “Siluman” Didaftar Penerima Kios Pasar Laino, Kadis Perindag Muna : Ada Data 2015 Yang Akan Digunakan

MUNA, HarapanSultra.COM | Pedagang pasar panjang yang telah mencabut lot untuk menempati Pasar Modern Sentral Laino Raha yang baru selesai dibangun dan telah diresmikan oleh Bupati Muna LM Rusman Emba. ST pada 3 Februari 2020 lalu, kembali mendatangi Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (7/2/2020).

Para pedagang itu mememinta Pihak Dinas agar menempel nama-nama penerima pada kios yang bakal mereka tempati karena mereka menduga banyak pedagang yang sebelumnya tidak ada “siluman” mengkalim memiliki kios dipasar tersebut.

Kadis Perindag, La Ode Darmansyah saat ditemui awak media HarapanSultra.COM dikantornya. Jumat (07/02/2020) mengatakan bahwa pihaknya bakal segera menempel nama-nama pedagang yang mendapat kios atau lapak tersebut dan jika ternyata ada yang ditemukan nama baru agar dicoret dan jika ada pedagang asli namun tidak ada didaftar agar dimasukan.

” Saya baru saja dilantik jadi Kadis Perindag dan saat saya tiba di kantor ini setelah pencabutan lot sudah di lakukan dan telah terbagi kurang lebih 90 persen dan sisanya kurang lebih 10 persen ada sama saya, Jadi waktu tiga minggu ini saya hanya mempelajari situasi pasarĀ  seperti apa sebenarnya,” katanya.

Terkait banyaknya para pedagang yang diduga “siluman”, menurutnya mereka itu belum resmi mendapatkan kios dan pihaknya mengaku tidak akan memberikan kunci, karena yang bakal diakomodir mendapatkan kios adalah yang mempunyai nama di databes pendataan pedagang tahun 2015 lalu yaitu sebelum para pedagang ini di relokasi di pasar panjang yang jumlahnya 775 orang.

” Ini yang saya falidasi hari ini, untuk itu saya harapan para pedagang semua bisa berjualan dan tidak ada yang di rugikan,” bebernya.

Pewarta : Borju

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA