oleh

EDY SUHARMANTO HADIRI KEGIATAN PANEN CABE DI DESA TAMPABULU KEC. POLEANG UTARA

Bombana,HarapanSultra, COM / Dalam rangka menjaga kestabilan pasokan dan perubahan harga di Kab. Bombana, Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto M.Si bersama Forkopimda Kab. Bombana, Sekertaris Daerah, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakuakan kegiatan panen cabai di Kebun Kelompok Tani Rijau Bintara Desa Tampabulu Kec. Poleang Utara, Kamis (11/1/2024).

Penanganan inflasi di Kab. Bombana sangat signifikan dilakukan, ini bisa dilihat dari luas lahan tanaman hortikultura kurang lebih seluas 933 Ha, dan terhitung hingga Januari tahun 2024 kurang lebih seluas 335 Ha yang tertanami, diantaranya : cabai merah, cabai keriting, cabai merah besar, bawang, tomat dan jenis komoditas hortikultura lainnya.

Dalam arahannya, Pj. Bupati Bombana mengatakan inflasi Bombana berada pada angka 0,547%, dan seiring berjalannya waktu terus menurun. Menurutnya, hal ini terjadi karena adanya kerjasama yang baik antara Forkopimda, Pemerintah Daerah,  khususnya para petani dan masyarakat Bombana pada umumnya sehingga Bombana berada pada angka inflasi yang cukup stabil.

Lebih lanjut, Edy Suharmanto mengucapkan terima kasih atas segala capaian pemerintah daerah. Disamping itu, orang nomor satu di Bombana ini meminta dengan kondisi Bombana sekarang jangan ada yang terlena, pertahankan apa yang telah diraih khususnya angka-angka yang baik terhadap penanganan inflasi di Bombana.

“Paling utama harus kita pertahankan, bagaimana kita bisa menyiapkan produknya, kalau dilihat dari jumlah produksi cabai di Bombana ini saya rasa aman. Namun, jangan sampai ada yang keluar dari Bombana sehingga kita tidak memiliki stok, itu bisa memicu kenaikan inflasi lagi, ” ungkap Edy Suharmanto.

Sementara itu, Pj. Bupati Edy Suharmanto juga menghimbau kepada dinas terkait untuk memanfaatkan dengan membeli stok-stok cabai ini, paling tidak stok cabai di Bombana harus tetap ada sampai dengan untuk persiapan bulan Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang.

“Tolong anggaran-anggaran dialokasikan untuk membeli dengan harga pasaran, dan nanti kita akan jual kembali ke masyarkat tapi di bawah harga pasar. Kita tidak cari untung karena kita bukan pedagang. Jangan sampai kita kehabisan stok dan pendistribusiannya susah, ” tutur Pj. Bupati Bombana.

Selain itu, terkait permohonan masyarakat tentang pengadaan jembatan khususnya di wilayah Desa Tampabulu, Pj. Bupati Bombana berharap tahun ini akan segera dijalankan untuk membantu masyarakat dalam perluasan lahan pertanian. Pihaknya akan segera mengkoordinasikan terkait permohonan tersebut.

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA