
KENDARI, Harapansultra.com – Hj. Fatmawati Kasim Marewa Burhanuddin, S.Sos., resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bombana sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bombana periode 2025–2030. Pelantikan dilakukan oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Arinta Nila Hapsari, di Aula Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur Sultra, bersamaan dengan pelantikan ketua dari 16 kabupaten/kota lainnya se-Sulawesi Tenggara, Rabu, 12 Maret 2025.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di tengah suasana bulan suci Ramadan dan dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, jajaran pemerintah daerah, organisasi wanita, serta tamu undangan lainnya. Momentum ini menjadi awal baru bagi Fatmawati Burhanuddin dalam memperkuat peran PKK dan posyandu sebagai pilar utama pemberdayaan keluarga dan kesehatan masyarakat di Bombana.
Ketua TP PKK Provinsi Sultra, Ny. Arinta Nila Hapsari, dalam sambutannya mengungkapkan keyakinannya terhadap para ketua yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya komitmen untuk menghadirkan dampak nyata di masyarakat.
“Saya yakin, para Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu di kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara mampu menjadi penggerak perubahan dan memajukan PKK di daerahnya masing-masing. Sinergi dan komitmen yang kuat akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan keluarga dan kesehatan masyarakat,” ujar Arinta.
Usai pelantikan, Hj. Fatmawati Burhanuddin menyampaikan rasa syukurnya atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan bahwa dirinya siap memimpin dengan sepenuh hati dan akan terus melanjutkan berbagai program inovatif yang telah dirintisnya saat menjabat sebagai Pj. Ketua TP PKK Bombana pada 2022–2023.

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang harus saya emban dengan sepenuh hati. Saya berkomitmen untuk menjadikan TP PKK Bombana sebagai garda terdepan dalam pemberdayaan keluarga, perempuan, dan anak. Bersama seluruh kader, kita akan bergerak maju demi mewujudkan keluarga sejahtera dan masyarakat yang lebih sehat,” tegas Fatmawati.

Sosok Fatmawati dikenal sebagai pemimpin yang progresif. Ia telah menggagas program inovatif seperti GEROBAK DAHSAT (Gerakan Olah Dapur Sehat Atasi Stunting), yang mempromosikan makanan sehat berbahan lokal sebagai upaya konkret mencegah stunting. Program ini rutin dijalankan di setiap pelaksanaan posyandu di seluruh puskesmas Bombana dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat serta tenaga kesehatan.
Selain itu, program “1 Desa 1 Produk” juga menjadi salah satu terobosannya yang mendorong setiap desa untuk memiliki produk unggulan berbasis kearifan lokal. Program ini tak hanya meningkatkan ekonomi keluarga, tapi juga memperkuat identitas budaya lokal serta membuka peluang bagi pelaku UMKM.
Fatmawati menyampaikan bahwa seluruh program unggulan tersebut akan dilanjutkan dan diperkuat di masa kepemimpinannya yang baru.
“Inovasi tidak berhenti di sini. Kami akan terus melanjutkan program yang telah berjalan dan menghadirkan ide-ide baru yang lebih kreatif untuk mendukung pemberdayaan keluarga, penguatan posyandu, serta penanganan isu-isu sosial yang ada di Bombana,” ucapnya.
Dengan pelantikan ini, diharapkan TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Bombana dapat menjadi motor perubahan di tingkat akar rumput. Dukungan terhadap perempuan, anak, dan keluarga menjadi titik fokus yang akan dikembangkan lebih luas demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.









