oleh

Festival Kampung Adat Moronene Hukaea Laea, Simbol Perjuangan Panjang Masyarakat Adat

-ADS-1364views

Bombana, HarapanSultra.COM | Hukaea Laea, sebuah dusun di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, menjadi saksi kegembiraan yang luar biasa saat menyelenggarakan Festival Kampung Adat Moronene,Rabu (22/11/2023). Acara ini menjadi perayaan gemilang bagi masyarakat adat setelah mereka mendapat pengakuan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bombana.

Pengakuan ini tidak hanya sekadar capaian administratif, melainkan sebuah simbol dari perjuangan panjang sejak 1995, saat konflik terkait status wilayah mereka dengan pemerintah provinsi dalam Taman Nasional Rawa Aopa (TNRAW). Inisiatif dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana menjadi langkah pertama setelah pengakuan resmi ini, membawa angin segar bagi masyarakat adat.

Kehadiran Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, serta Pj. Ketua TP PKK Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, membawa semangat dan kebahagiaan yang tak terhingga bagi masyarakat adat Hukaea Laea. Meskipun wilayah ini masih terisolasi dan minim infrastruktur, mereka memiliki harapan besar untuk mendapatkan perhatian lebih lanjut dari pemerintah guna mengembangkan Kampung Adat Moronene.

Pj. Bupati Bombana H. Burhanuddin dan rombongan saat disambut dengan tarian
Pj. Bupati Bombana H. Burhanuddin dan rombongan saat disambut dengan tarian

Festival ini tidak hanya sekadar perayaan, namun juga sarana penting untuk melestarikan nilai-nilai kampung adat dan memperkenalkan serta mengembangkan Hukaea Laea. Meski infrastruktur menjadi kendala, komitmen dari Pj. Bupati untuk meningkatkan pembangunan di wilayah ini memberikan harapan baru bagi masyarakat.

Kadis Dinas Pariwisata Bombana, Anisa Sri Prihatin, menegaskan bahwa tujuan sejati dari festival ini adalah untuk memperjuangkan keberlanjutan nilai-nilai adat, yang sangat penting untuk wilayah yang tumbuh di Kabupaten Bombana.

“Melalui festival ini, masyarakat Hukaea Laea telah menunjukkan kepada Kabupaten Bombana dan masyarakat luas betapa besar semangat dan kekayaan budaya yang mereka miliki.” tegas Anisa.

Suasana dalam rumah adat hukaea laea
Suasana dalam rumah adat hukaea laea

Mantan Kadis Balitbang Kabupaten Bombana ini menambahkan,Dengan segala kekurangan yang masih ada, festival ini tidak hanya menjadi sukses bagi Hukaea Laea.

“Melainkan juga menjadi perayaan bagi keberhasilan panjang mereka sejak 1995. Sebuah langkah maju yang berharga bagi kehidupan adat dan budaya masyarakat lokal.” Pungkas Alumni STPDN Angkatan 02 tersebut.

Kehadiran tokoh adat, pejabat daerah, serta kepala OPD menambah kesan megah dalam perhelatan ini.

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA