oleh

FMBB Desak Dinas ESDM Sultra Tindak Tegas Dugaan Penambangan Ilegal PT. Panca Logam Grup di Bombana

Kendari, HarapanSultra.COM |  Forum Mahasiswa Bombana Bersatu (FMBB) menggelar aksi pada Dinas Energi Sumberdaya dan Mineral (ESDM) Sulawesi Tenggara (Sultra), mendesak Dinas tersebut mengambil tindakan tegas kepada PT. Panca Logam Makmur yang diduga tidak mengindahkan surat pemberitahuan penghentian operasi produksi, Kamis (12/11/2020).

Jenderal Lapangan FMBB. Zulharjan mengatakan PT. Panca Logam dan beberapa perusahaan lainnya yang diketahui masih dalam satu manajemen diduga masih menggarap atau melakukan aktivitas pertambangan ilegal (Ilegal Mining) di wilayah penghasil Emas tersebut.

” Dugaan kami pihak PT. Panca Logam Makmur, PT. Panca Logam Nusantara dan PT. Anugerah Alam Buana Indonesia, Ketiga perusahaan tersebut diduga kuat masih melakukan akivitas produksi dengan mengeruk tambang emas yang ada di Wumbubangka Kab. Bombana, padahal berdasarkan Dokumen yang ada, ketiga perusahaan tersebut diduga kuat tidak memiliki perpanjangan izin,” Ujar Zulharjan.

Ia menyebut dugaan kegiatan tersebut sebagai praktik melawan hukum, termasuk didalamnya dugaan tidak adanya Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dengan area seluas -+ 1.000 Ha.

” Ini jelas bertentangan dengan ketentuan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara dan tepat pada tanggal 16 oktober 2020 dinas ESDM Provinsi Sultra sudah mengeluarkan surat pemberhentian produksi dengan nomor : 540/3457 yang di tujukan kepada kepada pihak PT Panca Logam Makmur, ” Jelasnya.

Namun fakta yang di temukan di lapangan FMBB lanjut Zulharjan, Pada tanggal 23 oktober 2020 masih ada aktivitas Mesin dan Alat Berat (eksa) di wilayah IUP PT Panca Logam Makmur.

” Dengan ini kami sampaikan kepada Dinas ESDM Sultra bahwa ada sikap pembangkan yang di lakukan oleh perusahaan terhadap instansi pemerintah daerah  dan kami harap Pemerintah memberikan sanksi yang berat kepada perusahaan tersebut,” Tegasnya.

Berdasarkan Temuan FMBB, ia meminta pihak Dinas ESDM Provinsi untuk segera melakukan Sidak di wilayah IUP PT Panca Logam Makmur dan segera menghentikan Aktivitas Perusahaan.

” Kami meminta Kepada Dinas ESDM Provinsi Sultra untuk mengambil sikap tegas memanggil seluruh stakeholder atau instansi terkait untuk bersama sama menghentikan dan mengosongkan aktivitas pertambangan yang dikuasai oleh PT. Panca Logam Makmur, PT. Panca Logam Nusantara  dan PT. Anugrah Alam Buana Indonesia,” Harapnya.

Di tempat yang sama saat menerima massa aksi, Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Perusahaan Mineral Dinas ESDM Sultra, Andi Sadli mengatakan bahwa sepengetahuan mereka, Perusahaan tersebut telah menghentikan aktivitasnya berdasarkan surat Pemberitahuan yang telah dilayangkan.

” Kami berterimakasih kepada FMBB yang telah melaporkan perkembangan di lapangan dari PT. Panca Logam Makmur yang masih beroperasi dan kami akan menindaklanjuti tuntutan massa aksi ini,” Singkatnya. (Rls)

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA