oleh

Kecewa Pembentukan Pansus Dugaan Ijazah Palsu, Massa Pendukung Bupati Arusani Segel Kantor DPRD Busel

Batauga, HarapanSultra.COM | Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Selatan kembali di geruduk oleh massa yang menamakan diri Forum Aspirasi Masyarakat Buton Selatan, Rabu (24/6/2020).

Ratusan massa memulai aksi sekitar pukul 10:30 dimulai dari Lapangan Lakarada menuju Gedung DPRD Buton Selatan.

Jika dihari sebelumnya Kantor perwakilan rakyat tersebut digeruduk massa dari Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Kepton Barakati dengan tuntutan mendesak DPRD membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelidiki dugaan penggunaan Ijazah Palsu Bupati Buton Selatan.

Namun aksi kali ini berbeda dimana mereka mendukung Bupati Arusani sekaligus menyayangkan terbentunya Pansus yang dihadiri 15 Orang Anggota DPRD dihari sebelumnya yang dinilai tergesa gesa.

Koordinator Aksi, Madin saat menyampaikan orasinya menyebut aksi  tersebut bertujuan untuk memberikan pelajaran tambahan terhadap 15 Orang Anggota DPRD Busel agar mereka dapat memahami Wewenang dan tugasnya selaku Anggota Dewan.

” Jangan karena keinginan dan kepentingan segilintir orang, lalu mereka beranggapan bahwa dengan terbentuknya Panitia khusus untuk menyelidiki dugaan Ijazah palsu Bupati secara otomatis dapat melakukan pemakzulan Bupati Buton Selatan. itu keliru,“ Teriaknya

Ia menilai pembentukan pansus oleh DPRD Busel terburu-buru dan seharusnya pembentukan pansus harus benar benar sesuai dengan amanat Konstitusi.

” Pansus yang terbentuk kemarin merupakan pansus yang tidak prosedural dan tidak sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah Daerah,” Sebutnya.

Pintu Kantor DPRD Disegel oleh Massa Aksi
Pintu Kantor DPRD Disegel oleh Massa Aksi

Pantauan awak media ini, Kecewa tidak ada Anggota DPRD yang hadir dan menemui mereka, Sekitar pukul 13.00 Wita terlihat dua orang yang berpakaian adat didaulat menyegel kantor DPRD dengan menggunakan balok.

Pewarta : Abady Makmur

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA