oleh

Komitmen Kawal Pemilu 2019, Polres dan Pemkab Muna Gelar Apel Siaga

-POLITIK-13.298views

MUNA,HarapanSultra.Com | Dalam rangka apel kesiapan linmas  pengawasan Tempat Pemugutan Suara (TPS) pada pemilihan Presiden  dan Wapres dan calon anggota Legilatif tahun 2019 di wilayah Polres Muna, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diselenggarakan di Alun-Alun Kota Raha, Jumat (12/4/2019).

Usai pimpin Apel Persiapan Limas, Kapolres Muna AKBP Agung Ramos Peretungan Sinaga S Sos SH MSi, di temui sejumlah awak media. Ia menyampaikan bawah, pengamanan persiapan pemilu 17 April 2019 mendantang sudah menyiapkan porsonil.

” Untuk itu kita sudah siap sekitar 700  porsonil dan nanti ada BKO dari Polda Sutra sekitar 150 porsonil dan dari Brimob akan di BKO juga sekitar 60 porsonil, untuk mengamakan pelaksanaan pesta demokrasi 2019 di Kabupaten Muna,” ucap Agung.

Setiap Satu TPS rawan tambah Agung, akan di jaga satu pihak kepolisian, sementara Tempat Pemungutan Suara kategori tidak rawan akan tempatkan satu polisi yang bertugas menjaga dua TPS bersama linmas dan yang lain.

Di tempat yang sama, Dandim 1416 Muna Letkol Febri Triandoko juga menambahkan, bahwa Sejumlah Personil TNI juga akan siap dan standbay, baik porsenil maupun materil, terkait perlengkapan untuk melaksanakan pengamanan pemilu 2019.

“Untuk gelar pengawalan dan pengamanan TPS, TNI memiliki aturannya sendiri, sesuai Undang Undang (UU) yaitu TNI tidak terlibat dalam pengamanan TPS, karena netralitas TNI harga mati. Namun, jika pihaknya dimintai bantuan pihak kepolisian dan Bawaslu, maka kami siap mengamankan bilah ada gejolak,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Muna Rusman Emba mengatakan bawah, kesiapan pertama tentu ini hanya memastikan bahwa limas siap bekerja sesuai dengan kepolisian dan berharap limas bisa menjaga keamanan, ketertiban, ketenteraman khususnya  di desa masing-masing dan kemudian memastikan proses pilcaleg dan pilpres ini bisa terlaksana dengan baik.

“Untuk itu masing – masing satu TPS dua limas yang menjaga, pertama tentu memastikan kondisi aman dan kemudian memastikan seluruh peserta atau yang  akan melaksanakan pencoblosan itu tersendiri,” ucap Rusman.

Yang pastinya, harap Rusman, kondifsitas masyarakat aman menyampaikan aprisiasinya, juga kita berharap tidak ada konflik, polikmik, hoax, tidak ada intimidasi sehingga tercipta pemilu yang betul adil dan jujur tanpa ada tekanan dari siapapun.

Laporan : Borju.

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA