oleh

LKPD Sultra : PT Trias Jaya Agung Diduga Lakukan Dua Pelanggaran Serius di Kabaena

Rumbia, HarapanSultra.COM | Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi Sulawesi Tenggara (LKPD-SULTRA) mengeluarkan hasil investigasi terkait kegiatan penambangan yang dilakukan oleh PT. Trias Jaya Agung di Kabaena, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, hasilnya, kuat dugaan perusahaan tersebut telah melakukan dua pelanggaran serius yaitu perusakan kawasan hutan saat proses pembangunan jalan (houling) dan penggunaan tersus (Jetty) perusahaan oleh perusahaan lain.

Direktur LKPD Sultra, Muh Arham, Jum’at (7/2/2020) menjelaskan bahwa PT. Trias Jaya Agung diduga telah melakukan perusakan kawasan hutan untuk kepentingan membangun jalan (houling) menuju Jetty yang terletak di Pesisir Pantai Desa Langkema, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana.

Hal tersebut menurutnya diperkuat oleh Data Dinas Kehutanan Kabupaten Bombana sebagimana dimuat oleh Antara News 18 Oktober 2012 yang menyebutkan bahwa PT. Trias Jaya Agung telah melakukan perusakan hutan mangrove pada kawasan seluas satu hektare saat membangun jalan sepanjang 356 meter dengan lebar 20 meter.

” Disamping dugaan persoalan perusakan kawasan hutan, PT. Trias Jaya Agung Juga diduga telah melakukan pelanggaran terkait pemanfaatan terminal khusus sebagaimana tersebut pada pasal 19 Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2017 tentang Terminal Khusus Untuk Kepentingan Sendiri. bahwa fakta dilapangan saat ini terminal khusus milik PT. Trias Jaya Agung diduga juga digunakan oleh perusahaan lain,” Tutur Aktivis penggiat Lingkungan itu.

Untuk itu ia meminta agar Pihak kepolisian menindak lanjuti hasil investigasi dan temuan dari LKPD-Sultra agar semua persoalan tersebut dapat terjawab secara jelas dan tidak menimbulkan persepsi yang dapat meresahkan masyarakat. (IS)

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA