
RUMBIA, HARAPANSULTRA.COM | Miris, mungkin kata ini patut mewakilkan perasaan 1325 dari 1335 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) asal Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara (Sultra) pasalnya dari sekian ribu pendaftar hanya 10 orang yang berhasil lolos pada tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis online yang diselenggarakan di GOR Kendari beberapa hari lalu.
Peserta ujian yang berjumlah 1335 orang tersebut harus pasrah atas kegagalan karena keputusan penilaian otomatis oleh sistem komputer mengharuskan mereka gugur akibat nilai yang tidak memenuhi standar.
Kepala Badan Kepagawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bombana, Rusman saat dikonfirmasi munuturkan hanya sepuluh orang yang memenuhi standar nilai yang ditetapkan pemerintah.
“Yang lulus hanya 10 orang dari jumlah 1335 peserta ujian CPNS asal Bombana,” tuturnya pada (12/11/2018).
Rusman membeberkan kesepuluh orang tersebut diantaranya tiga orang untuk jurusan keguruan dan tujuh dari tenaga kesehatan. Penyebab ketidaklulusan masih kata Rusman dikarenakan beberapa faktor diantaranya kurang siapnya peserta dalam menghadapi ujian dan tidak menguasai teknologi.
“Diantara ke sepuluh orang itu diantaranya, tiga untuk tenaga guru yakni Ekonomi, Bahasa Inggris, dan Matematika, sedang yang tujuh orang lulus ditenaga medis masing- masing satu orang apoteker disabilitas, satu orang bidang epidemologi, dan sisanya yang lima orang lagi untuk perawat,” ujarnya
Untuk diketahui, Peserta yang telah dinyatakan lulus pada Tahapan (SKD) akan melanjutkan pada tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dan untuk pemenuhan Kuota yang di ajukan pemda hanya menunggu pertimbangan pemerintah pusat.

Pewarta : Hir abrianto
Editor : Andi Hasman







