
BOMBANA, HARAPAN SULTRA.COM | Jumlah destinasi wisata di Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara (Sultra) terdapat ratusan titik tepatnya 167 lokasi destinasi alam yang sangat menjanjikan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun faktanya dari ratusan titik lokasi destinasi wisata tersebut hanya mampu mencetak PAD berkisar 15 jutaan saja.
Kepala Badan Penelitian dan pengembangan (Balitbang) Kabupaten Bombana, Annisa Sri Prihatin menuturkan khususnya di bidang pariwisata terdapat 167 destinasi yang sangat manjanjikan.
Hal ini disampaikan setelah pihak Balitbang bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Halu Oleo (LPPM UHO) menggelar seminar perdana dengan tema Inventarisasi Potensi dan Pengembangan Ekowisata di Bombana yang bertujuan untuk meningkatkan PAD.
“Di seluruh Kabupaten Bombana ini tersebar sekitar 167 destinasi yang bisa meningkatkan PAD kita. PAD dari sektor Pariwisata hanya sekitar 15 jutaan pertahunnya,” Tutur Anisa Asri Prihatin kepada jurnalis Harapansultra.Com saat ditemui di ruang kerjangnya pada Senin (19/11/2018).
Terkait banyaknya jumlah destinasi tersebut, sebagai bagian dari Pemda Bombana mantan Sekretaris Dinas (Sekdis) Pariwisata ini justru sangat perihatin terhadap PAD tahunan (2018) tidak sesuai dengan objek wisata yang ada.

Di kesempatan yang sama, perwakilan LPPM UHO Abdul Sakti memaparkan alasan ketidaksesuaian antara jumlah destinasi wisata dengan pendapatan daerah disebabkan kondisi sosial masyarakat yang belum sadar akan wisata.

“Berdasarkan edukasi awal kami, PAD Bombana yang sangat minim dibandingkan dengan jumlah destinasi yang ada karena masyarakat belum tersadarkan akan wisata alam dan manfaatnya,” Ucap Abdul Sakti
Pewarta : Hir abrianto.
Editor : Andi Hasman







