Bombana, HarapanSultra.COM | Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Pengembangan Daerah (Bappeda) resmi menggelar Forum Perangkat daerah yang diresmikan langsung oleh Pj.Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin M.Si di Aula Kantor Bappeda Bombana, Kamis (9/3/2023).
Pj.Bupati Bombana, H. Burhanuddi dalam sambutannya mengatakan Forum Perangkat Daerah digelar dalam rangka optimalisasi Pencapaian Sasaran Pembangunan Daerah sesuai dengan kewenangan, serta bertujuan untuk memperoleh masukan dalam rangka penajaman target kinerja sasaran, program dan kegiatan, lokasi dan kelompok sasaran dalam Rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun 2024 sebagaimana termuat dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.
Pj.Bupati Bombana. Burhanuddin saat menyampaikan sambutannya
Pj.Bupati Bombana. Burhanuddin saat menyampaikan sambutannya
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus bisa menyinkronkan isu- isu strategis yang dihadapi, serta lebih objektif dalam menentukan target kinerja yang akan dicapai dalam rencana kerja tahun 2024.
“Tentu dengan memperhatikan target kinerja yang telah disusun dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Bombana Tahun 2023-2026,” ujarnya.
Dalam usaha pencapaian tujuan dan sasaran RPD tersebut Pemkab Bombana telah menyusun rancangan RKPD Kabupaten Bombana tahun 2024 dengan tagline pembangunan yaitu “Menata Kota Memberdayakan Desa.”
Berdasarkan tagline tersebut, Pemkab. Bombana telah menetapkan program prioritas pembangunan daerah tahun 2024, yaitu Pertama Peningkatan kualitas infrastruktur dasar dan konektivitas antar wilayah dalam upaya penataan wajah kota dan pemerataan hasil pembangunan.
Peserta Kegiatan Forum Perangkat Daerah
Peserta Kegiatan Forum Perangkat Daerah
Kedua Peningkatan perekonomian melalui pemberdayaan masyarakat berbasis peningkatan nilai tambah sektor unggulan daerah. Ketiga Peningkatan kualitas sumber daya manusia, daya saing ketenagakerjaan serta pengentasan kemiskinan. Keempat Tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel dalam mendukung pelayanan publik yang berkualitas dan Kelima eningkatan ketentraman, ketertiban umum dan kualitas demokrasi.
“jadi  diharapkan OPD dapat menyusun perencanaan pembangunan dengan memperhatikan karakteristik dan potensi wilayah dengan pendekatan THIS, yaitu tematik, holistik, integratif, dan spasial. Hal ini dimaksudkan dalam rangka pencapaian target-target nasional dan daerah antara lain penurunan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrim, pencegahan stunting, penataan kota, dan penguatan ekonomi masyarakat,” tandasnya. (*)