Bombana, sultranet.com – Bertempat di Aula Kantor Perhubungan Kabupaten Bombana, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bombana yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, dr. Sunandar, MM.Kes, membuka seminar bertema “Pengembangan Pelabuhan Sikeli” dengan fokus pada penilaian dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas sebagai upaya memastikan kesiapan infrastruktur pelabuhan dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Kamis, 27 Februari 2025.

Seminar ini diselenggarakan sebagai bagian dari perencanaan matang pengembangan Pelabuhan Sikeli yang terletak di Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pejabat dan praktisi terkait, antara lain Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Baubau, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana beserta seluruh Kabid Dishub, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Kepala Bagian Hukum Kabupaten Bombana. Selain itu, Kasat Lantas Polres Bombana dan konsultan desain pelabuhan seperti dr. Hariyati, S.T., M.T serta La Ode Muhammad Rizal Mizani, S.T turut hadir sebagai tim penilai dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas. Tujuan utama seminar adalah menggali potensi kendala lalu lintas yang mungkin timbul akibat pengembangan pelabuhan serta merumuskan solusi strategis untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, keselamatan pengguna jalan, dan keseimbangan lingkungan.

Para peserta juga saling bertukar informasi mengenai teknik analisis dan metode mitigasi dampak lalu lintas yang dapat diterapkan agar proyek pengembangan Pelabuhan Sikeli berjalan optimal tanpa menimbulkan masalah transportasi di kemudian hari. Diskusi mendalam tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi konkrit yang aplikatif serta mengintegrasikan aspek teknis dan regulasi guna menciptakan sinergi antar instansi. Pemerintah daerah menekankan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap dokumen dampak lalu lintas merupakan pondasi penting untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur dapat menyelaraskan aspek keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan.

“‘Kami meyakini bahwa analisis mendalam terhadap dampak lalu lintas adalah pondasi utama untuk pengembangan Pelabuhan Sikeli. Seminar ini merupakan forum diskusi konstruktif untuk mencari solusi atas tantangan transportasi dan menjamin kelancaran serta keselamatan arus lalu lintas di wilayah kami,’” ujar dr. Sunandar, MM.Kes.

Melalui penyampaian materi yang komprehensif, para peserta dapat mengidentifikasi kendala dan peluang yang ada sehingga solusi yang dihasilkan pun aplikatif dan sesuai dengan kondisi lapangan. Keterlibatan berbagai instansi dan ahli diharapkan mendorong sinergi antar sektor untuk menciptakan sinergi pembangunan yang optimal. Pemerintah Kabupaten Bombana optimis bahwa dengan komitmen dan kerjasama yang solid, pengembangan Pelabuhan Sikeli akan membawa dampak positif signifikan bagi perekonomian, meningkatkan aksesibilitas wilayah, serta merangsang investasi di sektor transportasi dan logistik.

Seminar ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret yang tidak hanya menjadi acuan dalam perencanaan dan pembangunan pelabuhan, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas lingkungan dan keselamatan masyarakat. Di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan infrastruktur yang kian kompleks, upaya proaktif ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan infrastruktur transportasi yang efisien, aman, dan berkelanjutan, serta membuka peluang bagi inovasi dan kerjasama antar instansi untuk kemajuan daerah.