
Bombana, HarapanSultra.COM | Dampak pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi di Kabupaten Bombana yang dibiayai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Bombana sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pengguna air di sejumlah daerah irigasi (DI).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bombana, Syahrun ST melalui Kepala Bidang Pengairan, Semuel Kadmaerubun, ST mengatakan pembangunan DI tersebut dalam rangka untuk pengoptimalan distribusi air irigasi sampai ke petak sawah.
“Artinya menjamin ketersedian air irigasi tanaman padi dapat bertumbuh dengan baik untuk meningkatkan produktivitas hasil panen padi guna mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Bombana,” terang Semuel saat diwawancarai di Ruang kerjanya, Jumat (10/12/2021).
Semuel menyebut dalam kurun waktu sejak tahun 2017 hingga tahun 2021 terdapat 8 titik daerah irigasi yang di bangun
” Di tahun 2017 ada 6 titik yang di bangun yaitu Desa Tosui Kecamatan Poleang Timur, Desa Polewali Kecamatan Poleang Utara, Desa Larolano Kecamatan Kabaena Utara, Desa Baliara Kecamatan Kabaena Barat, Desa Lengora Pantai Kecamatan Kabaena Tengah, kemudian tahun 2019 di Desa Lemboea dan tahun 2021 di desa Larolano Kecamatan Kabaena Utara,” ujar Semuel.

Mantan Kepala Bidang Bina Marga ini juga menjelaskan setelah dibangun maka harus diimbangi dengan pemeliharahaan bangunan bendung, pintu air dan kawasan hulu bendungnya untuk memastikan bangunan tetap berfungsi dengan baik dan handal serta untuk memastikan agar umur layanan bangunan bisa lebih panjang.
“Salah satu solusinya adalah melakukan pemberdayaan petugas OP dan warga masyarakat,” jelasnnya.
Semuel menambahkan, di masa pemerintahan H.Tafdil pada periode kedua nya ini sejak tahun 2017 sampai tahun 2021 sekarang sudah ada 24 daerah irigasi yang di tingkatkan.
“Tahun 2017 (12 titik), tahun 2018 (6 titik),tahun 2019 (3 titik) tahun 2020 (1 titik ) dan tahun 2021 (2 titik ),” rincinya.
Tidak Lupa Pria kelahiran Ambon ini mengingatkan agar masyarakat yang menggunakan jaringan irigasi tersebut agar bersama sama menjaga kondisi bangunannya
“Jika bangunan terpelihara, bersih, tidak hanya bermanfaat bagi sektor irigasi pertanian saja, tetapi juga menggerakkan perekonomian rakyat karena dimanfaatkan untuk aneka kegiatan,” Pungkas Pria pencetus Aplikasi “Serigala Rimba” itu.
Sementara itu salah satu Ketua Kelompok Tani yang merasakan manfaat dengan adanya D.I, Yudas mengungkapkan bahwa hasil panen nya meningkat karena adanya Daerah Irigasi.
” Sebagai bentuk apresiasi kami ucapkan banyak terimakasih kepada bapak Bupati Bombana yang sudah mau membuat kan jaringan Irigasi di tempat kami, sehingga dengan itu Panen kami bisa lebih bagus dalam setahun” singkat Yudas Ketua Kelompok Tani Sinar Utama (adv)
Pewarta : Muh. Adnan







