oleh

Penyidik Polda Sultra Diminta Umumkan TSK SPPD Fiktif Butur 2012-2014

Buranga, HarapanSultra.COM | Pasca penyitaan Barang Bukti (BB) kasus dugaan tindak pidana korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif Kabupaten Buton Utara (Butur) tahun anggaran 2012-2014, Konsorsium Pemerhati Korupsi (KPK) Butur minta Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) segera umumkan nama-nama tersangka yang terlibat dalam tindak pidana korupsi tersebut.

Ketua umum KPK Butur, Mawan SH mengatakan jika berpedoman pada amanah Undang-undang dan amanah KUHP dan KUHAP, bilamana suatu kasus telah masuk pada tahap penyitaan barang bukti, maka wajib mengumumkan nama-nama tersangka dan penyidik ketika mengusulkan surat permintaan penyitaan barang bukti kepada ketua pengadilan harus disertai dengan nama-nama tersangka dalam sebuah kasus dugaan tindak pidana korupsi.

” Itu adalah amanah undang-undang dan konstitusi di negara, berkaitan dengan hal itu, KPK Butur mengajak pihak Polda Sultra, khususnya Direktorat Reserse (Ditres) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) untuk mengumumkan nama-nama tersangka dalam kasus tersebut”, tegas mawan saat dikonfirmasi media ini (senin, 10/8/2020).

Akan tetapi lanjutnya hingga saat ini, walau kasus dugaan SPPD Fiktif Butur 2012-2014 telah naik ketahap penyitaan barang bukti namun belum ada satupun yang diumumkan sebagai tersangka oleh pihak penyidik tipikor polda sultra.

“ Maka dari itu kami meminta kepada pihak tipikor Polda Sultra untuk mengumumkan nama-nama tersangka dalam kasus ini sesuai dengan harapan kita bersama demi terciptanya hukum yang damai, aman, tanpa pandang bulu pada setiap orang yang dengan sengaja melanggar hukum,” Harapnya.

Untuk itu tambahnya, jika pihak penyidik tidak secepatnya melakukan ekspos penetapan tersangka kasus ini, maka Pihaknya bakal menindaklanjuti dengan mengajukan laporan ke berbagai instansi lain.

” Kalau ini tidak segera di umumkan, kami akan melapor ke pihak Mabes polri, KPK RI, Ombudsman RI Sultra, Ombudsman RI dan ICW,”  Tegasnya

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA