Jakarta, Harapan Sultra. Com-Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dibawa nahkoda Abdul Halim Iskandar terus meningkatkan kinerjanya dalam upaya memandirikan Desa dan memaksimalkan penggunaan Dana Desa.

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka Pihak Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi melakukan kegiatan Tingkat Nasional yang dilaksanakan di Jakarta mulai tanggal 11 s/d tanggal 15 Nopember 2019 bertempat di Hotel El Royale Jakarta utara dan Hotel Ciputra Grogol jakarta Barat.

Hal ini disampaikan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Buton Selatan Abady Makmur, saat di temui di sela sela kegiatan.
Menurut mantan legislator dua periode ini bahwa dalam rangka mendukung agenda Nasional konvergensi pencegahan stunting tahun 2019, Kementerian Desa, Pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi melaksanakan workshop evaluasi Nasional Pengembangan Sumber daya Manusia (PSDM) pada program Inovasi Desa Tahun 2019.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 612 Orang yang terdiri dari Fasilitator Kelas sebanyak 24 Orang, Tenaga Ahli Madya PSD tingkat Provinsi sebanyak 33 Orang, Tenaga Ahli Madya PIS tingkat Provinsi sebanyak 33 Orang, 251 Orang Tenaga Ahli pelayanan sosial Dasar Tingkat Kabupaten dan 251 Orang Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa tingkat Kabupaten.

Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa yang akrab disapa dengan Bang AM menambahkan bahwa Peserta Worshop Evaluasi Nasional Pengembangan Sumber daya manusia (PSDM) inu merupakan Tenaga Ahli yang mana daerah masuk dalam locus Pencegahan konvergensi stunting pada tahun 2020.

Diketahui peserta utusan Provinsi Sulawesi Tenggara, diikuti sebanyak 12 Orang yang berasal dari Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur, Buton, Wakatibi , Muna dan Buton Selatan.

Tim : Harapansultra.com