
Muna, HarapanSultra.COM | Aksi tawuran antara Pemuda dan remaja menggunakan senjata tajam jenis parang, busur serta saling lempar yang belakangan ini kerap meresahkan warga Kota Raha kembali terjadi di Prapatan Empat Jalan Kenari, Kota Raha, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Minggu, (24/11/2019) dinihari pukul 03:00 wita
Maco. warga Lorong Peka (Lorpek) salah satu pemuda yang sempat ditemui awak media HarapanSultra.COM, menceritakan bahwa pada hari Sabtu, 23 November 2019 sekitar pukul 22.00 Wita sejumlah remaja yang diduga merupakan pemuda dan remaja Lorong Empang dengan berboncengan mengunakan beberapa sepeda motor kembali datang memancing tawuran dengan mengas-gas motornya disekitar Lorong Peka.
” Parah lagi mereka datang dan mengatakan tunggu komorang saya pergi miras dulu baru saya datang ribut lagi,” Ucap Maco menirukan.
Apa yang di ucapakan para remaja itu terbukti, Sekitar Pukul 02.00 wita, Minggu 24 November 2019 sejumlah pemuda yang diduga berasal dari lorong Empang dan gabungan dari beberapa lorong sekitar datang bersamaan membuat kekacuan di Lorpek hingga berakhir sekitar pukul 03.00 wita.
” Tawuran itu baru bisa dibubarkan ketika aparat Kepolisian Resort (Polres) Muna tiba ke lokasi,” Beber Maco
Untuk itu, ia berharap agar kepolisian Polres Muna dapat menindak tegas para pemuda yang terlibat tawuran karena keributan yang kerap terjadi itu karena telah menimbulkan keresahan di kalangan warga khususnya warga Lorong Peka.
“ Polisi harus tegas. Kami tiap malam sudah dibuat tidak tenang,” Keluhnya
Dari pantuan awak media HarapanSultra.COM, Anggota Polres Muna telah berusaha untuk meminimalisir terjadinya keributan antar lorong dengan melakukan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) setiap malamnya. Hanya saja, dengan operasi Cipkon itu tidak membuat ciut nyali para pemuda terbukti Ketika Polisi ada, mereka bersembunyi. Kemudian saat Polisi tidak ada mereka kembali memancing keributan.

Pewarta : Borju







