
Bombana, Harapansultra.COM | – Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas pengasuhan anak usia dini melalui partisipasi dalam webinar nasional bertema “Kearifan Lokal untuk Nasional sebagai Inspirasi Program Bina Keluarga Balita”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau BKKBN tersebut menjadi wadah berbagi praktik baik pengembangan program keluarga berbasis budaya lokal dari berbagai daerah di Indonesia. Webinar diikuti jajaran TP PKK Kabupaten Bombana di Kantor TP PKK Kabupaten Bombana, Selasa (14/04/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Fatmawati Kasim Marewa, bersama Ketua Pokja IV, Ketua Pokja I, bendahara, sekretaris, serta pengurus dan anggota TP PKK Kabupaten Bombana lainnya.
Webinar tersebut menghadirkan inspirasi praktik baik dari Depok dan Kabupaten Timor Tengah Utara terkait pengembangan Program Bina Keluarga Balita (BKB) berbasis kearifan lokal dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini.
Kegiatan berlangsung secara virtual dan diikuti sekitar 900 peserta dari unsur TP PKK serta dinas terkait dari berbagai daerah di Indonesia. Antusiasme peserta terlihat tinggi selama webinar berlangsung, terutama saat sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif bersama narasumber.
Acara diawali dengan sambutan dari Koordinator Nasional Koalisi PAUD HI, Irna Yuliantina, yang menekankan pentingnya penguatan layanan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas.

Selanjutnya, Executive Director of Asia Pacific Regional Network for Early Childhood (ARNEC), Evelyn D. Santiago, menyoroti pentingnya integrasi layanan PAUD HI berbasis kearifan lokal dalam mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Menurutnya, pendekatan berbasis budaya lokal menjadi salah satu strategi efektif karena lebih dekat dengan kehidupan masyarakat dan mampu memperkuat peran keluarga dalam proses pengasuhan anak.
“Kearifan lokal memiliki nilai penting dalam membangun sistem pengasuhan yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan masyarakat di setiap daerah,” ujarnya dalam webinar tersebut.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan arahan Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Kemendukbangga/BKKBN, Nopian Andusti.
Dalam arahannya, Nopian Andusti menegaskan bahwa Program Bina Keluarga Balita memiliki peran strategis dalam membentuk generasi berkualitas melalui penguatan peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama bagi tumbuh kembang anak.
Ia menyebut pendekatan berbasis kearifan lokal dapat menjadi kekuatan utama dalam penyusunan program yang lebih relevan dengan kondisi sosial budaya masyarakat setempat.
“Program Bina Keluarga Balita harus mampu menyesuaikan diri dengan karakteristik masyarakat di daerah masing-masing. Kearifan lokal menjadi modal penting dalam menciptakan pola pengasuhan yang efektif,” katanya.
Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Fatmawati Kasim Marewa, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam webinar tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan dan memperkuat inovasi program pembinaan keluarga di Kabupaten Bombana.
Menurutnya, berbagai praktik baik yang dipaparkan dalam webinar dapat menjadi referensi dalam mengembangkan program BKB berbasis budaya lokal yang lebih adaptif dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Fatmawati menegaskan TP PKK Kabupaten Bombana berkomitmen mengadopsi dan mengembangkan inovasi program pengasuhan anak usia dini berbasis kearifan lokal guna meningkatkan kualitas pendidikan keluarga di daerah.
“Dari keluarga, masa depan bangsa dimulai. Karena itu, penguatan pola pengasuhan anak menjadi salah satu prioritas penting yang harus terus didorong,” ujarnya.
Ia juga menilai penguatan peran keluarga menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter sejak usia dini. Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Selain menjadi ruang pembelajaran, webinar tersebut juga dimanfaatkan peserta untuk bertukar pengalaman terkait implementasi program keluarga dan pengasuhan anak di daerah masing-masing.
Diskusi interaktif yang berlangsung selama kegiatan turut memperkaya pemahaman peserta mengenai tantangan dan strategi pengembangan program BKB di tengah keberagaman budaya masyarakat Indonesia.
Pemerintah dan TP PKK diharapkan mampu terus bersinergi dalam menghadirkan program penguatan keluarga yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan demi mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Bombana berharap dapat memperkuat kualitas program pembinaan keluarga di daerah sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pengasuhan yang lebih baik bagi anak-anak di Kabupaten Bombana.








