oleh

Wa Ode Siti Nur Azizah : Kaum Perempuan Bisa Jadi Lokomotif Percepatan Pembangunan di Muna

MUNA, Harapan Sultra.COM | Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) pada Rabu17 April 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum mewajibkan kepada semua partai politik (parpol) untuk memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan sebagai daftar caleg.

Guna memenuhi syarat tersebut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Muna, mempercayakan sembilan wanita tangguhnya untuk bertarung pada lima daerah pemilihan (dapil) di wilayah itu.

Dari sembilan srikandi tersebut salah satunya adalah Wa Ode Siti Nur Azizah, Sebagai caleg dapil I wilayah Kecamatan Katobu dan Batalaiworu, tentu menjadi amanah dan tanggung jawab besar bagi wanita yang karib disapa Azizah itu.

Anak dari pasangan La Ode Isi Sayala dan Sadaria itu berkeyakinan, semakin banyak keterwakilan perempuan yang duduk di kursi legislatif, lembaga perwakilan rakyat bakal semakin produktif.

“Kaum perempuan bisa jadi lokomotif percepatan pembangunan. Makin banyak perempuan yang duduk di parlemen, akan memacu geliatnya pembangunan di Indonesia, khususnya di Muna,” kata Azizah, Rabu 18 Juli 2018.

Anak ketiga dari empat bersaudara itu mengakui, untuk sampai tujuan mulia tersebut bukan hal yang mudah. Dirinya masih harus berjuang agar dapat terpilih menjadi salah satu anggota di lembaga legislatif Kabupaten Muna.

“Untuk bertarung memperjuangkan hak-hak rakyat, kita harus punya kepercayaan diri, karena proses tak akan menghianati hasil, Saya yakin yang muda lebih berpotensi untuk lakukan itu” terang wanita berhijab itu.

Penulis: Borju

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA