oleh

Wakili Bombana Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi, Masaloka Selatan Nyatakan Kesiapan Wakili Sultra di Tingkat Nasional

Bombana, Harapan Sultra.COM | Desa Masaloka Selatan, Kecamatan Masaloka Raya, Kabupaten Bombana menyatakan kesiapannya mewakili Sulawesi Tenggara pada Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional jika terpilih sebagai Juara pada lomba tingkat Provinsi yang sedang berlangsung saat ini.

Pernyataan kesiapan itu disampaikan usai  mendapat kunjungan Tim Penilai Lomb Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang dipimpin langsung oleh Saifullah, SE.,M.Si. selaku Ketua Tim Penilaian Lombadeskel Tingkat Provinsi, Senin (05/07/2021)

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bombana, Drs. Hasdin Ratta, M. Si. Mengatakan terpilihnya Desa Masaloka Selatan mewakili Kabupaten Bombana dalam lomba desa dan kelurahan tingkat provinsi 2021 berdasarkan hasil penilaian lomba desa tingkat Kecamatan sebelumnya.

“Tahun ini Lomba Desa dan Kelurahan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana acara seremonial “diharamkan” untuk diadakan, tidak ada lagi drama penjemputan, pengalungan bunga, tari-tarian, dan sambutan-sambutan atau pemaparan dalam penilaian lomba desa karena harus mengacu pada protokol kesehatan untuk melawan pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih mewabah,” ujar Hasdin Ratta

Pria jebolan Sekolah Tinggi Kepamongprajaan ini juga mengucapkan selamat datang dan ucapan terimakasih atas kedatangan Tim Penilai di Bombana.

“Kami berharap dan siap mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara untuk Lomba Desa di tingkat Nasional.” Ujar Hasdin Ratta.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomb Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Saifullah, SE., M.Si mengatakan Penekanan penilaian Lombadeskel tahun 2021 menitik beratkan pada keterkaitan antara data profil desa dan kelurahan dengan dokumen perencanaan dan penganggaran desa dan kelurahan.

“Selain itu memperhatikan inovasi desa dan kelurahan dalam pencegahan dan penanggulangan bencana non alam Covid-19 serta pengembangan e-government dalam meningkatkan pelayanan masyarakat,” ujar Saifullah.

Tiga indikator dalam penilaian lomba desa dan kelurahan yaitu bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan sesuai dengan Permendagri No. 81 tahun 2015,

“Bertambah satu indikator lagi yakni penanganan dan pencegahan covid-19 di desa dan kelurahan berdasarkan instruksi Mendagri nomor 3 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro dan pembentukan posko penanganan covid-19 di desa dan kelurahan,” Pungkas Kepala Bidang Pemerintahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sulawesi Tenggara itu.

Saiful juga mengapresiasi kebersihan desa dan juga kesadaran masyarakat untuk tetap memakai masker saat keluar rumah.

Pewarta : Muh. Adnan 

 

 

 

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA