Bombana, harapansultra.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi meluncurkan program Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) yang mencakup Puskesmas, Pustu, dan Posyandu di seluruh wilayah Bombana. Peluncuran ini digelar di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana dan dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat secara lebih efektif dan efisien. (26/2)

Dalam sambutannya, Edy Suharmanto menegaskan bahwa ILP adalah langkah strategis untuk memastikan layanan kesehatan primer dapat diakses dengan lebih mudah dan cepat oleh masyarakat.

“Integrasi layanan ini akan menciptakan jaringan yang lebih kuat antara Puskesmas, Pustu, dan Posyandu. Dengan ILP, kita tidak hanya memberikan layanan kuratif, tetapi juga fokus pada upaya promotif dan preventif,” ujar Edy Suharmanto.

ILP merupakan inisiatif integratif yang bertujuan menyelaraskan pelayanan kesehatan primer di semua tingkatan. Melalui program ini, diharapkan terjadi peningkatan sinergi antara tenaga kesehatan, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam membangun sistem pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana menjelaskan bahwa ILP akan memperkuat koordinasi antar fasilitas kesehatan di tingkat desa dan kecamatan.

“Dengan ILP, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih merata. Kami juga akan memastikan bahwa setiap fasilitas kesehatan memiliki peran yang jelas dalam mendukung pelayanan berbasis komunitas,” katanya.

Peluncuran ILP ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pejabat daerah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, serta pengelola Posyandu dan Puskesmas. Mereka menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung implementasi program demi peningkatan kesehatan masyarakat Bombana.

Salah satu tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat, dr. Rahma, mengapresiasi langkah ini.

“Kami sangat mendukung ILP karena akan mempermudah koordinasi layanan kesehatan. Dengan adanya sistem yang lebih terintegrasi, pasien akan lebih cepat mendapatkan layanan yang dibutuhkan tanpa harus mengalami prosedur yang berbelit-belit,” katanya.

Program ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan cakupan layanan kesehatan dasar, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil. Dengan integrasi yang lebih baik, layanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak orang dengan standar yang lebih baik.

Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem ini agar berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.