
Bombana, Harapansultra.COM | – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya dalam memperkuat disiplin aparatur, budaya kerja, dan percepatan kinerja organisasi melalui apel pagi yang digelar di halaman Kantor DPMD Bombana. Dalam apel tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PMD Kabupaten Bombana, Hamlin, S.Pd., M.Si, menyampaikan sejumlah arahan strategis kepada seluruh pegawai guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan integritas aparatur sipil negara di lingkungan DPMD Bombana. Apel pagi berlangsung di Kantor DPMD Kabupaten Bombana, Rumbia, Senin (13/04/2026).
Kegiatan apel pagi diikuti seluruh pegawai lingkup DPMD Kabupaten Bombana dan menjadi bagian dari rutinitas setiap hari kerja sebelum memulai aktivitas perkantoran. Selain sebagai sarana penguatan disiplin, apel pagi juga dimanfaatkan sebagai media penyampaian evaluasi dan arah kebijakan organisasi.
Dalam arahannya, Hamlin menekankan pentingnya penegakan disiplin aparatur sipil negara, baik bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Menurutnya, disiplin bukan hanya berkaitan dengan kehadiran di kantor, tetapi juga menyangkut kepatuhan terhadap aturan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Hamlin mengingatkan bahwa disiplin ASN telah diatur secara jelas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Dalam aturan tersebut, setiap pelanggaran disiplin memiliki konsekuensi sanksi yang berjenjang hingga pemberhentian.

“Disiplin bukan sekadar hadir tepat waktu, tetapi kesanggupan menaati seluruh aturan dan menjalankan tanggung jawab sebagai aparatur negara,” ujarnya di hadapan peserta apel.
Ia juga menginstruksikan seluruh pimpinan unit kerja agar melakukan evaluasi rutin terhadap kinerja dan kedisiplinan staf setiap akhir pekan. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan budaya disiplin dapat berjalan secara konsisten di lingkungan kerja.
Selain penegakan disiplin, Hamlin turut menyoroti pentingnya penguatan budaya kerja yang dibarengi dengan pembinaan spiritual pegawai. Ia mengingatkan seluruh ASN dan tenaga honorer Muslim di lingkungan DPMD Bombana untuk melaksanakan salat berjamaah saat waktu zuhur dan asar tiba.
Kebijakan tersebut merujuk pada Surat Edaran Bupati Bombana Nomor 100.3.4.2/504/2025 tentang pelaksanaan salat berjamaah bagi ASN dan tenaga honorer Muslim di lingkungan pemerintah daerah.
“Ketika azan berkumandang, seluruh aktivitas harus dihentikan sementara untuk melaksanakan salat berjamaah. Ini bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter disiplin dan integritas pelayanan publik,” kata Hamlin.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh pegawai mendukung program kebersihan lingkungan melalui Gerakan Berani Bersih Wonuaku (BBW) yang menjadi bagian dari implementasi Gerakan Indonesia ASRI.
Menurutnya, kegiatan kerja bakti atau kurve yang rutin dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat harus menjadi budaya bersama dalam menjaga lingkungan kerja dan ruang publik tetap bersih dan sehat.
Hamlin menilai semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan mencerminkan kepedulian aparatur terhadap kualitas hidup masyarakat dan wajah daerah.
“Kerja bakti bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap daerah,” ujarnya.
Selain itu, DPMD Bombana juga akan terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan Car Free Day (CFD) sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan mengurangi emisi kendaraan di lingkungan perkotaan.
Kehadiran personel DPMD dalam kegiatan CFD nantinya akan diatur secara bergiliran agar tetap representatif setiap pekan tanpa mengganggu pelayanan perkantoran.
Dalam arahannya, Hamlin turut menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program dan evaluasi kinerja organisasi memasuki pekan ketiga April 2026. Ia meminta seluruh bidang segera menyiapkan laporan perkembangan kegiatan, baik yang didukung anggaran maupun tugas strategis non-anggaran.
Menurutnya, evaluasi rutin menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai target dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Rapat evaluasi akan segera dijadwalkan untuk memantau progres kegiatan dan memastikan seluruh tugas strategis berjalan optimal,” katanya.
Hamlin menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan langkah yang dilakukan bertujuan menggerakkan seluruh sumber daya organisasi demi kepentingan daerah dan kemaslahatan masyarakat secara luas.
“Orientasi saya semata-mata adalah menggerakkan seluruh sumber daya organisasi demi kepentingan daerah dan kemaslahatan bersama,” tutupnya.
Pemerintah Kabupaten Bombana berharap penguatan disiplin, budaya kerja, dan sinergi antarpegawai di lingkungan DPMD dapat berdampak positif terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat desa di Kabupaten Bombana.
Dengan penguatan integritas aparatur dan peningkatan koordinasi internal, DPMD Bombana optimistis mampu menjalankan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa secara lebih efektif, profesional, dan berkelanjutan.









