Bombana, Harapansultra.COM | – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bombana menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kebersihan lingkungan melalui aksi kerja bakti bertajuk “Berani Bersih Wonuaku”. Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan drainase, penataan kawasan ruang terbuka hijau, serta menjaga estetika lingkungan perkotaan guna menciptakan wilayah yang bersih, sehat, dan tangguh terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Aksi kerja bakti dilaksanakan di sejumlah titik pusat ibu kota Kabupaten Bombana, Rumbia, April 2026.

Kegiatan yang melibatkan seluruh personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bombana itu menyasar berbagai titik vital di wilayah perkotaan, mulai dari saluran drainase, area ruang terbuka hijau, hingga sejumlah fasilitas publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Sejak pagi hari, personel BPBD terlihat turun langsung membersihkan sedimen, sampah plastik, rumput liar, dan material lain yang berpotensi menghambat aliran air di saluran drainase.

Pemerintah daerah menilai kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan kota, tetapi juga menjadi langkah mitigasi dini terhadap potensi bencana, khususnya banjir akibat tersumbatnya drainase saat curah hujan tinggi.

Kepala BPBD Kabupaten Bombana mengatakan kegiatan “Berani Bersih Wonuaku” merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program strategis Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.

“Kegiatan Berani Bersih Wonuaku adalah bentuk dukungan penuh kami terhadap program pemerintah daerah. Kami ingin memastikan lingkungan tidak hanya bersih secara visual, tetapi juga berfungsi optimal dalam mencegah potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir,” ujarnya di sela kegiatan.

Menurutnya, kebersihan lingkungan memiliki hubungan erat dengan upaya pengurangan risiko bencana. Drainase yang bersih dan terawat dapat membantu memperlancar aliran air sehingga mengurangi potensi genangan maupun banjir di wilayah perkotaan.

Karena itu, BPBD Bombana terus mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaan kerja bakti, personel BPBD dilengkapi dengan berbagai peralatan pembersihan untuk mempercepat proses penanganan sampah dan sedimen di sejumlah titik rawan.

Selain membersihkan drainase dan ruang publik, kegiatan juga difokuskan pada penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) agar tetap asri dan nyaman digunakan masyarakat sebagai area rekreasi maupun aktivitas sosial.

BPBD Bombana menilai ruang terbuka hijau memiliki fungsi penting, tidak hanya sebagai elemen estetika kota, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan perkotaan.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga ingin membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan masing-masing.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan membiasakan budaya hidup bersih,” lanjutnya.

Program Berani Bersih Wonuaku sendiri menjadi salah satu gerakan unggulan Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan menciptakan budaya hidup bersih di tengah masyarakat.

Gerakan tersebut juga sejalan dengan Gerakan Indonesia ASRI yang mengusung semangat Aman, Sehat, Resik, dan Indah sebagai bagian dari pembangunan lingkungan berkelanjutan.

Pemerintah daerah berharap keterlibatan aktif instansi pemerintah seperti BPBD dapat menjadi pemicu tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.

Semangat gotong royong yang terlihat selama kegiatan berlangsung dinilai menjadi salah satu kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Para personel BPBD tampak bekerja bersama membersihkan drainase dan area publik tanpa mengenal lelah. Suasana kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terlihat begitu kuat sepanjang kegiatan berlangsung.

Selain memperkuat budaya gotong royong, kegiatan kerja bakti juga menjadi bentuk edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan untuk mengurangi risiko bencana lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Bombana menilai upaya pencegahan bencana tidak hanya dilakukan melalui penanganan saat terjadi bencana, tetapi juga melalui langkah-langkah preventif seperti menjaga kebersihan drainase dan lingkungan sekitar.

Karena itu, kegiatan seperti “Berani Bersih Wonuaku” diharapkan dapat terus dilakukan secara rutin dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat di masa mendatang.

Dengan dukungan seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis target mewujudkan lingkungan kota yang bersih, asri, sehat, dan tangguh bencana dapat tercapai secara maksimal.