oleh

Bupati Konsel Kabur usai Di Demo Mahasiswa Menuntut janji Pembebasan Lahan Asrama

-Head Line-1245views

Konsel, Harapansultra.com-Pasca menjanjikan pembebasan lahan asrama mahasiswa tahun 2019 untuk di bayarkan janji itu kini tinggal kenangan anggaran 1 Miliar lebih yang kini hanya 600 Juta rupiah awalnya adalah pembebasan lahan di palangga kemudian di alihkan pada pembebasan lahan asrama mahasiswa yang di setuju oleh Bupati H.Surunuddin Sangga ST.,MM dan Ketua DPRD KONSEL Bapak.Irham Kalenggo S.Sos.M.Si pada tanggal 2 September 2019

Hari ini puluahan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa Konawe Selatan menggelar aksi managih janji pembayaran pembebasan lahan asrama mahasiswa agar di bayarkan bertepatan dengan pelantikan 21 kepala desa dari tiga kecamatan yang bertempat di aula kecamatan angata Kamis,(23/01/19)

dalam orasinya ketua Gerakan mahasiswa Konsel Menginspirasi Rendi Tabara mengatakan “kami akan tetap menuntut dan menagih janji pucuk pimpinan kabupaten Konawe Selatan agar kiranya janji di tahun 2019 agar segera di tuntaskan mengingat waktu yang di janjikan telah melewati yang kami inginkan agar Bupati Konawe Selatan keluar dan menemui masa aksi pada siang hari ini”

alih alih dalam gerakan tersebut setelah santap siang di rujab kecamatan angata bupati dan wakil bupati Konawe Selatan meninggalkan rujab untuk menuju di kecamatan mowila Melakukan pelantikan desa dengan agenda yang sama di kecamatan angata puluhan mahasiswa menahan mobil dinas Dengan Plat DT. 1 H dan DT. 2 H tetapi dalam upaya mencegah agar Bupati turun menemui mahasiswa

ternyata mobil dinas yang di kendarai bupati kosong ia menggunakan mobil plat hitam untuk mengelabui Mahasiswa tak terima di bohongi mahasiswa terus menahan mobil dinas yang hanya di isi oleh bapak wakil Bupati Konawe Selatan Dr.Arsalim Arifin, karna ruas jalan telah di hadang akhirnya wakil bupati turun menemui mahasiswa “saya sudah mendengar masalah asrama yang belum di bayarkan tapi info yang saya dapatkan tim apresal kabupaten Konsel belum cocok harga dengan pemilik lahan insyaallah saya akan komunikasi kan kepada bupati agar kita mencari waktu kapan kita hering untuk kejelasan selanjutnya” tutupnya

Muh.Gilang Anugerah ketua cabang HMI Konawe Selatan menuturkan “kami sangat kecewa atas tindakan yg melarikan mahasiswa saat ngotot menemui bupati Konawe Selatan ini kiranya tidak sesuai yang diinginkan kami hanya perlu bertemu dan menanyakan bagaimana kejelasan pembebasan lahan ini tapi apa daya bupati Konsel melarikan diri tanpa mau bertemu dengan masa aksi, ini bukanlah akhir tapi yang jelas kami akan menuntut hingga lahan tersebut bisa di bayarkan”

Dengan kekecewaan seluruh masa aksi membubarkan diri setelah wakil bupati Konawe Selatan beranjak pergi menyusul bupati Konawe Selatan

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA