Kendari, HarapanSultra.COM | Pemerintah Kota Kendari dinilai lamban memperbaiki infrastruktur jalan di kota kendari, salah satunya yang terparah adalah Jalan MT Haryono, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari yang menghubungkan Pasar Baru Wua-Wua dan Kampus UHO.

Disamping berlubang, jalan tersebut juga berlumpur sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan kecelakaan dan merenggut korban jiwa, kondisi ini mengundang prihatin dari banyak pihak termasuk dari Forum Komunikasi dan Kerjasama Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Se Indonesia (FOKKERMAPI) Prov. Sulawesi Tenggara.

Melalui ketuanya Muh. Rizki mengungkapkan kekecewaannya pada pemerintah, kerena jalan tersebut pernah di perbaiki sebelumnya namun terkesan asal-asalan sehingga hasilnya sia-sia.

“Jalan ini sudah pernah diperbaiki dengan melakukan penimbunan atau pengerasan,  tapi  kondisi yang sekarang sangat mengecewakan artinya anggaran pengerasan jalan itu menjadi sia-sia karena tidak membawa efek bagi warga sekitar”, Ungkap Muh. Reski.

Sebagai tanda protes dan kekecewaannya, ia bersama mahasiswa lainnya yang tergabung dalam FOKKERMAPI SULTRA melakukan Penanaman Pohon Pisang ditengah jalan serta menancapkan Papan Bertulisan Sindiran Kepada Pemkot Kendari pada (03/06/2018), pukul 22.30 Waktu setempat. .

“Ini sejalan dengan keluhan masyarakat yang berada di lingkungan situ dan pengguna jalan, sehingga kami mengambil sikap protes dengan menanamkan pohon pisang di tepi jalan” Tegas Mahasiswa Muhammadiyah itu.

Pada HarapanSultra.COM, Fokkermapi sultra mendesak pemerintah Kota Kendari agar segera mengambil langkah strategis dalam memperbaiki jalan yang menjadi akses utama ke Kampus UHO tersebut.

“Fokkermapi Sultra meminta pertanggung jawaban pemerintah terhadap anggaran yang di pergunakan dalam pengerasan jalan tersebut sebelumnya yang asal-asalan, dan harus segera mengambil langkah yang stategis untuk secepatnya jalan ini normal kembali”, tutupnya.

Pewarta : (HS003/Albriant)