oleh

Gelar perpisahan, Lulusan SMPN 02 Raha diminta jauhi pergaulan Bebas.

-Head Line-12.205views

MUNA,Harapansultra.Com – Usai melewati ujian nasional (UNBK)
Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Raha Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara (Sultra)
mengadakan acara perpisahan di lapangan sekolah dengan tema “Dengan perpisahan mari kita hargai sebuah pertemuan untuk mencapai prestasi gemilang dimasa depan”, Sabtu (4/5/2019).

Acara perpisahan itu turut hadir Kadis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kapolsek Katobu, Kepala Sekolah ,Ketua Komite, Guru-guru serta siswa siswi sekolah.

Pada kesempatan tersebut Kepala Sekolah SMPN 2 Raha La Oko S.PD M.PD menyampaikan bawah perpisahan itu bukan akhir tetapi apa yg diperoleh selama tiga tahun di SMP merupakan modal awal untuk menepakaki jenjang yg lebih tinggi di tingkat SMU dan Kejuruan untuk meningkatkan kualitas diri.

Lanjut La Oko, bila saja pada saat menuntut ilmu di SMP ada hal yang menyimpang seyogianya instropeksi diri dan bila ada prestasi yg telah tercipta maka perlu ditingkatkan untuk menunjukan bahwa alumuni (Output) SMPN 2 Raha benar-benar berkualitas.

” Ya, memang pada kenyataannya alumni SMPN 2 Raha pada berbagai sekolah lanjutan selalu menunjukan prestasi yg gemilang. Baik itu prestasi akademik, non akademi atau kegiatan-kegiatan organisasi kesiswaan/kepemudaan alumni SMPN 2 Raha selalu mendominasi,” Ucapannya La Oko.

Sementara itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Asar Dulu menyampaikan yang intinya bahwa tantangan di masa mendatang persaingan semakin ketat dalam masa Revolusi industri 4.0. Dibutuhkan generasi tangguh yang menguasai iptek dan berkarakter sehingga tantangan apapun mampu dihadapinya. Hal ini bisa dicapai bila belajar dengan giat dan terus mengembangkan diri dengan banyak-banyak berliterasi.

” Pelajar harus punya target kedepan, dimana untuk mencapai target tersebut harus belajar dengan giat, memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk kegiatan- kegiatan positif,”harapnya Asar.

Di tempat yang sama Ketua Komite SMPN 2 Raha Drs. H. Hariman thalib, M.Si mengatakan mengenai pentingnya peran orangtua dalam  mendorong anak-anak mereka untuk belajar dan mengawasi jangan sampai terpapar oleh pengaruh-pengaruh negatif yang ada dilingkungan masyarakat tempat mereka berinteraksi satu sama lain dan juga pengaruh kemajuan IT.

Sementara Kapolsek Katobu Iptu Hamka, SH., MM., menyampaikan
agar anak sekolah menghindari apa yang namannya kenakalan remaja, untuk tidak sering keluar malam dan  keluyuraan disaat jam sekolah.

Hal itu, bahaya yang paling besar adalah penggunaan obat-obat terlarang di Muna sudah tergolong paling banyak pengguna narkoba, di Sultra yang telah banyak menyasar anak sekolah SMP dan SMU bahkan SD.

” Untuk diketahui dalam acara perpisahan itu ditutup dengan penampilan siswa-siswa berprestasi seperti Lagu solo, paduan suara,. Tilawah, pembacaan pusi, silat dan berbalas pantun  yang berlangsung meriah lancar dan aman,” pungkasnya.

Laporan : Borju

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA