oleh

Kapolres Bombana : Maraknya Kasus Pembunuhan di Bombana Dampak dari Miras

Rumbia, Harapan Sultra.COM | Semakin maraknya kasus kriminal dengan motif pembunuhan di Kabupaten Bombana merupakan dampak dari pengaruh minuman keras (Miras), hal itu dikatakan Kapolres Bombana, AKBP Andi Adnan. S dihadapan awak media, Selasa kemarin (30/10/2018).

“Berdasarkan hasil evaluasi kami dari pihak kepolisian, bahwa kasus kriminal pembunuhan¬† yang marak terjadi di Bombana, semua terjadi dalam pengaruh minuman keras,” jelas AKBP Andi Adnan. S

Seperti diketahui, selama tahun 2018 telah terjadi kasus kriminal pembunuhan, diantaranya terjadi didaerah Kabaena tepatnya di desa Tedubara yaitu pemuda menebas ayah tirinya kemudian terjadi kejadian keji serupa di kecamatan Poleang  Timur dengan Motif pembunuhan bayi dan yang terbaru terjadi di Poleang Barat kasus pembunuhan terhadap Saudaranya sendiri.

“Dengan banyaknya kejadian seperti itu, menjadi sangat memprihatinkan karena bila terjadi masalah diantara warga atau dalam keluarga mereka suka memilih jalannya sendiri yakni mabuk dulu, baru ambil tindakan,” tambahnya.

Dengan keberadaan Bhabinkamtibmas , Babinsa  dan Aparat Desa di tingkatan Desa, pihaknya sangat berharap agar masyarakat bisa memanfaatkan itu untuk menjadi mediator penyelesaian konflik.

“Ya, disemua wilayah dibombana ini sudah ada yang bisa menjadi mediator bila ada konflik, jadi jangan ada lagi yang tidak gunakan itu,” tutupnya.

Pewarta: Hir Abrianto

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA