
MUNA, HarapanSultra.COM | Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Muna. Yanti Setiawati Rusman Emba membuka secara resmi pelaksanaan Expo Karya Seni dan Kreasi yang digelar oleh siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Raha bekerja sama dengan alumi angkatan tahun 1997 sekolah itu, bertempat di SMPN 4 Raha, Rabu (11/12/2019).
Dalam sambutannya Yanti Setiawati menilai apa yang digelar oleh SMPN 4 Raha itu, sebagai sesuatu yang sangat luar biasa sehingga sekolah tersebut tidak kalah bersaing dengan SMP lainnya, yang sudah duluan punya nama menjadi sekolah favorit di Kabupaten Muna.
” Buat adik-adik siswa siswi yang tampil tadi bisa memanfaatkan begitu banyak program pemeritah, baik dari daerah maupun provinsi dan pusat yang membuka ruang dalam rangka mengembangkan diri dan memperdalam ilmu untuk mencari bakat,” Ungkapanya.
Istri Bupati Muna LM Rusman Emba ini menghimbau kepada para pelajar SMPN 4 Raha untuk itu terus menatap masa depan dengan cermelang, dan menggantung cita-cita setinggi-tingginya karna menurutnya tidak ada yang pernah tahu takdir seseorang.
” Contohnya Bupati muna hari ini tidak pernah membayakan akan menjadi seorang bupati tetapi dengan perjalan waktu dengan memperbanyak ilmu dan kealihan dan juga terus membangun komunikasi yang baik hingga bisa menjadi orang nomor satu di bumi sowite ini ,” ucap Ketua IKA SMU Dua Raha itu.
Menjadi tidak mustahil tambahnya bahwa di antara siswa siswi SMP 4 hari ini kedepannya akan menjadi pemimpin pemimpin di Kabupaten Muna.


Di tempat yang sama Kadis Pendidikandan Kebudayaan (Dikbud) Muna. Ashar Dulu, mengapresiasi langkah pihak sekolah yang telah melakukan pembinaan terhadap pelajar untuk bisa menghasilkan karya-karya yang luar biasa.
” Ini masuk dalam pembelajaran keterampilan,”singkatnya
Sementara itu, Kepala SMP 4 Raha Ria La Ode Thamrin Tonda menerangkan, pihaknya sengaja melaksanakan expo hasil kerajian dengan bekerja sama para alumni. Hal tersebut bertujuan untuk menghargai hasil karya para pelajar.
” Kita berikan kebebasan para pelajar untuk berkarya dan berinovasi. Hasil karyanya pun kita hargai,” ungkapnya.
Selain keterampilan, dalam expo yang diselenggarakan selama dua hari itu, juga ada kegiatan seni dan pentas literasi story teling.
” Ini juga bertujuan untuk meningkatkan bakat para pelajar,” Imbuhnya.
Untuk diketahui keterampilan yang ditampilkan pada pameran karya seni dan kreasi tersebut terbuat dari limbah bekas yang diolah menjadi berbagai macam produk-produk. Antara lain, ornamen rumah, mesjid, sendal, asbak dan lampu hias.
Pewarta : Borju







