oleh

Peksos PA Konsel Dampingi Dua Anak Korban Pelecehan

ANDOOLO, Harapan Sultra. COM Menanggapi tindak kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur yang terjadi di Kec. Angata Kab. Konsel beberapa waktu lalu, Dinas Sosial Konawe Selatan melalui Satuan Bakti Pekerja Sosial Perlindungan Anak melakukan kunjungan ke Polsek Angata dan rumah orang tua korban.

Pekerja Sosial Perlindungan Anak Konawe Selatan, Helpin Ezza, S.Sos.I (29) mengaku sangat menyayangkan kejadian yang menimpa NP (14 THN) dan NH (16 THN) di Kec. Angata Kab. Konsel. Sebagai petugas yang diutus oleh kemensos, pihaknya turun langsung mendampingi korban untuk memperoleh perlindungan

“Berdasarkan surat permohonan pendampingan anak sebagai korban/saksi dari kepolisian saya langsung melakukan penjangkauan dan home visite terhadap anak korban dugaan kesusilaan atau pemerkosaan baik itu di kepolisian sektor angata maupun rumah korban,” jelas Helpin.

Helpin menjelaskan, saat Ia masih terus melakukan pendampingan dan sesuai hasil asessment awal yang dilakukan, kasus kesusilaan yang kerap terjadi pada anak korban dilakukan oleh orang-orang dekat dan kenal dengan korban, serta satu kasus tersebut motifnya berawal dari media sosial korban diajak pacaran dan pada kondisi tertentu pelaku melancarkan aksinya dengan melakukan tindakan asusila.

Pekerja Sosial yang juga merupakan Alumni Sosiolog IAIN Kendari mengatakan bahwa Saat ini korban masih dalam kondisi trauma cenderung tertutup, sehingga anak memerlukan pendampingan yang ekstra kasih sayang agar anak pada saat proses peradilan tidak merasa ketakutan dan mau mengemukakan pendapatnya, karena apabila anak korban telah mengalami masalah yang berkepanjangan dan sulit untuk mengatur emosinya dan mengarah pada keputus asaan, sehingga perlu pendalaman melihat berbagai perspektif dan mencari solusi yang terbaik demi kepentingan terbaik anak

Dia menambahkan, dengan kejadian ini pihaknya sangat berharap agar orangtua tetap selalu memberikan pengawasan dan pola asuh yang baik terhadap anak yang dibawah umur. Karena menurutnya, anak dibawah umur ini sangat rentan dengan tindakan asusila

Dengan terus meningkatnya kasus kekerasan anak di Konawe selatan diperlukan keterlibatan seluruh stakeholder untuk turut membantu melakukan pencegahan.

“Melindungi anak merupakan tanggung jawab bersama tidak hanya orang tua bersangkutan, namun seluruh sektor kehidupan perlu untuk mendukung itu, mulai dari lingkungan sekolah, lingkungan bermain anak, teman sebaya, pemerintah daerah, pemerintah pusat, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat yang peduli pada penanganan kasus anak yang berhadapan dengan hukum,” Pungkasnya. (Tim HS)

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA