Rumbia, HarapanSultra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana terus berupaya meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan kehadiran pegawai dengan menerapkan sistem presensi berbasis Android. Inovasi ini diharapkan dapat mengurangi kesalahan pencatatan manual dan memastikan data kehadiran pegawai tercatat secara real-time. 21 Januari 2025

Sistem ini memungkinkan pegawai melakukan presensi melalui perangkat Android pada lokasi yang telah ditentukan. Dengan teknologi GPS dan pengenalan wajah (face recognition), sistem ini memastikan bahwa kehadiran benar-benar dilakukan oleh pegawai bersangkutan dan di lokasi yang sesuai. Data absensi tersimpan secara digital, sehingga mudah diakses untuk pemantauan dan evaluasi oleh pihak terkait.

“Penerapan sistem presensi berbasis Android ini merupakan bagian dari upaya modernisasi dalam tata kelola kepegawaian di Bombana. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran pegawai dapat dipantau dengan akurat dan transparan,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana.

Selain meningkatkan efisiensi, sistem ini juga berkontribusi pada efektivitas administrasi dengan mengurangi kebutuhan rekapitulasi manual, sehingga menghemat waktu dan tenaga.

Namun, implementasi sistem ini juga menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah infrastruktur jaringan internet yang belum merata di seluruh wilayah Kabupaten Bombana. Selain itu, pegawai yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital memerlukan pendampingan agar dapat menggunakan sistem ini secara optimal.

“Kami menyadari bahwa ada beberapa kendala dalam penerapan sistem ini, terutama terkait ketersediaan jaringan internet dan kesiapan pegawai dalam menggunakan teknologi baru. Oleh karena itu, kami akan melakukan sosialisasi dan pelatihan agar sistem ini dapat berjalan efektif,” jelas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bombana.

Keamanan data juga menjadi perhatian utama dalam penerapan sistem ini. Pemkab Bombana menegaskan bahwa data kehadiran pegawai akan dikelola dengan standar keamanan yang tinggi untuk mencegah kebocoran atau penyalahgunaan data.

Jika diterapkan secara optimal, sistem presensi berbasis Android ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin, akuntabilitas, serta efisiensi dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan Pemkab Bombana. Langkah ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan publik yang lebih modern dan profesional.