oleh

Penyakit ISPA meningkat, ini penjelasan Kapus Rumbia

Bombana, Harapan Sultra .COM | Rahmat, A.Md, Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana menuturkan bahwa pihaknya di tahun 2018 menemukan 262 kasus penyaki Inspeksi Saluran Pernapasan (ISPA) kasus ini merupakan yang tertinggi diatas kasus penyakit lainnya dan pasien korban kecelakaan yang ditangani Puskesmas Rumbia.

“Diantara 10 besar penyakit yang kami tangani selama tahun 2018 ini, Ispa paling banyak dengan jumlah 262 kasus di atas kasus yang disebabkan kecelakaan,” tuturnya kepada harapansultra.com saat disambangi diruang kerjanya, senin (3/12/2018).

Meski penyakit yang mudah menjangkit akibat lingkungan kotor dan debu tersebut terjadi peningkatan, pihaknya hanya menemukan satu kasus yang masuk kategori ISPA parah, yaitu dimana ada seorang anak berumur dua tahun yang sudah diserang hingga sampai merusak rongga pernapasan.

“Memang Ispa ini paling dominan di masyarakat, tapi kami hanya satu kali temukan pasien yang sudah parah, sampai rongga dada nya sakit ketika bernafas sebab terlambat di tangani,” tambahnya.

Sebagai upaya pencegahan tambah Rahmat, pihaknya kerap melakukan Penyuluhan dan Konseling MTBS lintas sektor yang melibatkan camat dan desa dan melakukan bimbingan terpadu. (Hir Abrianto)

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA