
Kendari, Harapansultra.com-Pusat Kajian dan Advokasi Tambang Sulawesi Tenggara harap pengelolaan Coorprate Sosial Responsibility (CSR) dari puluhan perusahan pengolah Sumber daya alam di Kepulauan Kabena kabupaten Bombana untuk di pantau dan dievaluasi oleh seluruh Stakeholder terkait.
Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Tambang Muh. Amsar pada acara Launcing Diskusi Tematik dan Cofee Morning yang digelar oleh Forum Kemitraan CSR pada Senin (22/7/2019) disalah satu Kadai Cofee di Kota Kendari, bahwa kehadiran Perusahan di sekitar masyarakat diberbagai derah seluruh Indonesia harus memberikan dampak positif terhadap ekonomi dan juga Sumber daya masyarakat.
“Khususnya di Pulau Kabaena, terdapat banyak perusahaan yang lakukan Investasi namun masih saja ada orang tua yang tidak bisa menyekolahkan anaknya, hal seperti ini mestinya harus dijemput oleh investor”, ujarnya.
lebih lanjut, kata Amsar, kejadian yang menimpa Kabupaten Konawe Kepulauan yang diakibatkan oleh aktifitas pertambangan, pihaknya tidak ingin lagi gontok-gontokan yang karena investor yang tidak peka terhadap masyarakat sekitar.
Mantan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam itu mengaharapkan dengan terbentuknya Forum Kemitraan CSR bisa mengevaluasi penyaluran CSR pertambangan di Pulau Kabaena.

“Saya titip, kedepannya melalui forum kemitraan ini, pengelolaan dan penyaluran CSR kepada masyarakat dipulau kabaena dipantau dan dievaluasi”, ungkapnya.
Pewarta: Hir








