Bombana, Harapansultra.COM | — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bombana menggelar kegiatan sosialisasi dan penertiban Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3) di sepanjang jalan Kelurahan Kampung Baru. Penertiban ini menyasar nelayan yang melakukan aktivitas bongkar muat hasil laut di badan jalan serta pedagang yang menggunakan trotoar dan bahu jalan untuk berjualan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban umum, keselamatan pengguna jalan, dan kenyamanan lingkungan masyarakat, Sabtu (25/04/2026).

Kegiatan penertiban dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kabupaten Bombana, H. Pajawa Tarika, S.Pd., M.Pd., bersama sejumlah personel Satpol PP. Petugas turun langsung memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga fasilitas umum agar tetap berfungsi sesuai peruntukannya.

Aktivitas bongkar muat hasil laut yang dilakukan di badan jalan dinilai mengganggu arus lalu lintas serta berpotensi membahayakan pengguna jalan lain. Sementara itu, keberadaan pedagang di atas trotoar dan bahu jalan juga dianggap mengurangi kenyamanan pejalan kaki dan mengganggu keteraturan kawasan perkotaan.

Kepala Satpol PP Bombana, H. Pajawa Tarika, menegaskan bahwa langkah penertiban tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bombana Nomor 8 Tahun 2017 tentang Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan.

“Kami tidak melarang masyarakat untuk mencari nafkah, karena kami memahami kebutuhan ekonomi masyarakat. Namun, aktivitas bongkar muat di badan jalan sangat berisiko mengganggu lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti penggunaan trotoar oleh pedagang yang dinilai telah mengurangi hak pejalan kaki untuk menggunakan fasilitas umum dengan aman dan nyaman.

“Trotoar dibangun untuk pejalan kaki. Kami mengimbau para pedagang agar tidak menggunakan area tersebut untuk berjualan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama,” katanya.

Dalam pelaksanaan penertiban, Satpol PP mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Petugas tidak hanya memberikan teguran, tetapi juga menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketertiban ruang publik demi kepentingan bersama.

Sejumlah nelayan dan pedagang tampak diberikan arahan secara langsung terkait lokasi bongkar muat dan area berjualan yang telah disiapkan pemerintah sesuai ketentuan. Pendekatan dialogis dilakukan agar masyarakat dapat memahami tujuan penertiban tanpa menimbulkan konflik di lapangan.

Suasana kegiatan berlangsung tertib dan kondusif. Sebagian besar masyarakat yang ditemui mengaku memahami alasan penertiban tersebut, terutama terkait keselamatan pengguna jalan dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menciptakan wajah kota yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. Penataan kawasan jalan dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menjaga fungsi fasilitas umum tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Menurut Satpol PP Bombana, penertiban serupa akan terus dilakukan secara rutin di sejumlah titik lain yang dinilai rawan pelanggaran K3. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan.

“Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama menjaga Bombana agar tetap tertib, bersih, dan nyaman untuk semua. Ketertiban bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama,” tutur H. Pajawa Tarika.

Selain menjaga kelancaran lalu lintas dan fungsi trotoar, penertiban ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya disiplin masyarakat dalam menggunakan ruang publik. Pemerintah daerah berharap kesadaran tersebut dapat tumbuh secara bertahap melalui edukasi dan pendekatan persuasif yang dilakukan secara berkelanjutan.

Keberadaan nelayan dan pedagang sebagai bagian penting roda ekonomi daerah tetap mendapat perhatian pemerintah. Karena itu, penataan dilakukan dengan pendekatan yang mengedepankan solusi agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa mengganggu kepentingan umum.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang tertib, aman, dan nyaman sekaligus menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi masyarakat dan kepentingan publik.