oleh

Target Sukseskan Visi Pemerintah Buton Selatan 2020, Camat Sampolawa Gelar Rakor

Batauga, HarapanSultra.COM | Pemerintah Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka mendukung Pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Untuk mensukseskan Visi Pemerintah Kabupaten pada tahun ketiga yakni Terwujudnya Buton selatan Produktif 2020.

Rakor yang mengangkat tema Evaluasi pelaksanaan kegiatan Tahun anggaran 2019 dan evaluasi perencanaan Tahun Anggaran 2020 tersebut digelar setelah sebelumnya Pemerintah Kecamatan sukses menggelar Rakor dengan tema Skenario Penyusunan Perencanaan Desa 2020 dan Stretegi Perencanaan Menuju Buton Selatan Produktif 2020, bertempat di Ruang terbuka Desa Bahari Tiga, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, Sabtu (19/10/2019).

Camat Sampolawa, La Kali, S.Pd  kepada awak media harapansultra.com, menguraikan bahwa tujuan Pelaksanaan Rakor yang dihadiri oleh para Kepala Desa dan para Operator Desa se Kecamatan sampolawa itu adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2019 dan Pembahasan Strategi percepatan Penyusunan perencanaan Desa Tahun 2020.

” Tujuan kegiatan ini adalah upaya untuk meningkatkan serapan anggaran Dana Desa mengingat saat ini sudah saatnya untuk dilakukan Pencairan Dana Desa Tahap III dan Tahapan Perencenaan Desa sudah masuk pada Tahapan penetapan berdasarkan ketentuan Peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 114 tahun 2014 tentang Pembangunan Desa,” Urainya Camat yang mengendalikan sebanyak 13 Desa itu.

Pelaksanaan Rapat Koordinasi itu lanjut La Kali, juga dihadiri oleh Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa Kabupaten Buton Selatan, Waode Salawati, Pendamping Desa Tehnik Infrastruktur, Ilias, Pendamping Desa Pemberdayaan, Sugianto dan beberapa pendamping Lokal Desa yang bertujuan untuk menemukan formulasi kesinambungan antara Rencana Pemerintah Kabupaten dengan rencana Pembangunan Desa sehingga pencapaian Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Buton selatan dibawa kendali Laode Arusani dapat maksimal.

” karena harus diakui bahwa kontribusi Desa desa dalam pencapaian Visi Pemerintahan Kabupaten utamanya untuk mewujudkan Buton Selatan Produktif 2020 sangat signifikan sehingga hal ini harus didukung demi percepatan peningkatan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Buton Selatan pada umumnya, dan kecamatan pada khusunya,”Pungkasnya

Ditempat yang sama Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa. Waode Salawati, menuturkan bahwa Output dari pelaksanaan Rakor ini adalah Terselenggaranya Pelaksanaan Musyawarah Desa Rencana kerja pemerintah Desa Tahun 2020 yang akan dilanjutkan dengan Musyawarah Desa penyusunan Anggaran pendapatan dan belanja Desa Tahun 2020 serta terakomodirnya beberapa kegiatan seperti hasil rembuk stunting dan hasil komitmen Bursa Inovasi Desa yang akan direflikasi dalam Apbdes 2020.

Menurutnya output pelaksanaan Rapat koordinasi yang dilaksanakan saat ini adalah dalam rangka menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi singkronisasi perencanaan Teknokratik dengan perencanaan partsispatif yang telah digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah serta melibatkan Tim P3MD Kabupaten Buton Selatan yang digelar beberapa waktu lalu.

” Outputnya yakni Terselenggaranya Pelaksanaan Musyawarah Desa Rencana kerja pemerintah Desa Tahun 2020 yang akan dilanjutkan dengan Musyawarah Desa penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun 2020 serta terakomodirnya beberapa kegiatan seperti hasil rembuk stunting dan hasil komitmen Bursa Inovasi Desa yang akan direflikasi dalam Apbdes 2020,” urainya .

Sementara itu, Pendamping Desa Teknik Infrastruktur Desa (PDTI )Kecamatan, Sampolawa Ilias, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kecamatan dalam mendukung Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di Kecamatan Sampolawa.

” Pelaksanaan Rakor P3MD hari ini, merupakan salah satu dukungan ril Pemerintah Kecamatan dalam mendorong percepatan pelaksanaan Musyawarah Desa dalam rangka percepatan penyusunan Rencana kerja Pemerintah Desa Tahun 2020.” ungkapnya.

Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) Kecamatan Sampolawa, Sugianto, ketika dihubungi oleh awak media usai acara digelar, ia mengungkapkan bahwa terdapat beberapa kesimpulan yang menjadi kesepakatan dan sekaligus menjadi rekomendasi Rapat Koordiasi.

Adapun poin kesimpulan yaitu sebanyak 10 Desa yang telah menyetor realisasi penggunaan Dana Desa untuk Tahap II dan pada hari senin tanggal 21 Oktober sebanyak 3 Desa, poin Selanjutnya Bagi Desa Desa yang akan melakukan Perubahan APBDes Tahun Anggaran 2019 diharapkan agar segera di tindak lanjuti sesuai tahapanya.

Kesimpulan selanjutnya Pemerintah Desa bakal melakukan evaluasi kepengurusan Bumdes sesuai AD ART Bumdes masing-masing, selanjutnya Pemerintah Kecamatan mengawal dan bekerja sama pengembangan potensi unggulan.

Kesimpulan selanjutnya Perencanaan RPJMDes dan RKPDes termasuk APBDes Desa harus tuntas Sebelum masuk Januari Tahun 2020, selanjutnya Rembug Stunting sudah selesai semua desa dan terakhir Pemerintah Kecamatan membuat kesepakatan bersama Kepala Desa agar mendorong pengembangan potensi SDA agar diperioritaskan di Tahun 2020. (Abady Makmur)

BACA JUGA BERITA MENARIK LAINNYA